Tekno  

7 Pimpinan Federasi Sepakbola yang Memilih Mundur dari Posisi Sukarela, Nomor 1 PSSI Malaysia! : Bola Okezone

SEBANYAK 7 pemimpin federasi sepakbola yang memilih mundur dari jabatannya secara sukarela akan diulas dalam artikel ini. Sebagai seorang pemegang jabatan yang memiliki tanggung jawab besar, biasanya harus mampu mengambil keputusan yang tepat sebagai bentuk tanggung jawab.

Mengenai hal itu, ternyata di belahan dunia lain, ada sejumlah pimpinan federasi sepakbola yang memilih mundur tanpa paksaan, karena merasa bertanggung jawab. Lantas, siapa saja pimpinan federasi sepak bola yang dimaksud?



Berikut 7 pimpinan federasi sepak bola yang memilih mundur dari jabatannya secara sukarela:

7. Greg Clarke

Greg Clarke

Di urutan ketujuh pimpinan federasi sepak bola yang memilih mundur dari jabatannya secara sukarela adalah Greg Clarke. Dia adalah mantan ketua Federasi Sepak Bola Inggris (FA).

Ia mengundurkan diri setelah malu melontarkan rasisme. Saat itu di sebuah forum, dia menyebut ungkapan ‘pemain warna-warni’, tiba-tiba membuat dunia sepakbola. Tak lama setelah itu, Greg Clarke mengundurkan diri pada pertengahan November 2020.

6. Carlos Cordeiro

Carlos Cordeiro

Berikutnya, ada Carlos Cordeiro, pemimpin federasi sepak bola yang memilih mengundurkan diri secara sukarela. Carlos Cordeiro sendiri baru sadar setelah dirinya terlibat kasus seksisme di Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF).

Saat itu Carlos Cordeiro menyebutkan bahwa Tim Nasional Pria Amerika Serikat memiliki tanggung jawab yang lebih besar daripada tim nasional wanita. Karena hal itu memunculkan kontroversi yang membuatnya merasa bersalah.

Alih-alih mempertahankan jabatan, ia memilih mundur. Ia pun mengakuinya sebagai bentuk diskriminasi gender di dunia sepakbola.

5. Musa Bility

Musa Bility

Beranjak ke posisi kelima, ada nama Musa Bility yang termasuk dalam pimpinan federasi sepak bola yang mengundurkan diri secara sukarela. Ya, mantan ketua umum Federasi Sepak Bola Liberia itu mengundurkan diri karena merasa sudah terlalu lama menjabat.

Diketahui, Musa Bility pernah menjabat sebagai ketua umum selama dua periode. Dia tidak lagi menjabat pada periode berikutnya.

4. Franco Carraro

Franco Carraro

Di urutan keempat pemimpin federasi sepak bola yang memilih mundur secara sukarela adalah Franco Carraro. Kasus yang menimpa mantan ketua umum Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) ini memang terlalu serius.

Selama masa jabatannya, sejumlah klub Italia, seperti Juventus, AC Milan, Fiorentina, dan beberapa tim lainnya terjerat kasus Calciopoli. Ya, kasus suap di Liga Italia mencoreng nama baik Franco Carraro sebagai ketua umum FIGC.

Demi menyelamatkan sepak bola Italia, Franco Carraro memilih hengkang dari posisinya saat itu. Bahkan, keputusannya untuk mengundurkan diri sebagai ketua FIGC cukup mengejutkan, karena terjadi secara tiba-tiba pada tahun 2006 silam.

3. Wolfgang Niersbach

Wolfgang Niersbach

(Wolfgang Niersbach (kiri) mantan ketua DFB)

Terpilihnya Jerman sebagai tuan rumah Piala Dunia 2006, ternyata mengundang kontroversi. Ya, saat itu Ketua Umum Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), Wolfgang Niersbach, diduga menyuap FIFA agar Jerman terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006.

Namun, Wolfgang Niersbach memilih mundur setelah isu tersebut merebak. Bahkan, dia mengutamakan posisinya, meski belum terbukti bersalah.

2. Carlo Tavecchio

Carlo Tavecchio

Bukan hanya Franco Carraro yang membuat heboh sepak bola Italia. Carlo Tavecchio pun ternyata berhasil mencuri perhatian publik sepakbola Italia. Namun, berbeda dengan Franco Carraro, Carlo Tavecchio mengundurkan diri karena timnas Italia gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah mendapat tekanan besar dari publik.

1. Tunku Ismail bin Sultan Ibrahim

Tunku Ismail bin Sultan Ibrahim

Pertama, pemimpin federasi sepakbola yang memilih mundur secara sukarela adalah Tunku Ismail bin Sultan Ibrahim. Ya, mantan pemimpin PSSI Malaysia itu mengundurkan diri pada 2018.

Berbeda dari sejumlah nama yang disebutkan, Tunku Ismail mengundurkan diri dari jabatannya karena menyadari prestasi timnas Malaysia yang menurun. Saat itu, Tunku Ismail malu karena Timnas Malaysia hanya menempati peringkat 178 di FIFA. Sebagai bentuk tanggung jawab, ia juga mengundurkan diri demi kemajuan timnas Malaysia ke depan.


Leave a Reply

Your email address will not be published.