Tekno  

Ada apa dengan Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia?

Dibentuk untuk memajukan sepak bola Indonesia, sudah sejauh mana Gugus Tugas Transformasi ini dibuat?

Tragedi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober menyadarkan banyak orang bahwa masih banyak yang harus dilakukan dalam sepak bola Indonesia.

Kompetisi dihentikan, FIFA dan AFC turun tangan, hingga Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, ikut mendesak perbaikan manajemen sepak bola Indonesia.

Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia akhirnya terbentuk, dengan berbagai pihak dari berbagai institusi, termasuk petinggi PSSI di dalamnya.

Lantas, apa yang sudah dilakukan Satgas? Dalam rilis resmi PSSI disebutkan mereka telah membuat rumusan Standar Operasional Prosedur.

Bahasa sederhananya adalah semacam standar operasional yang tentunya terkait dengan penyelenggaraan pertandingan sepak bola, karena hal ini menjadi sorotan pasca peristiwa Kanjuruhan.

“Sejak Gugus Tugas dibentuk dan dilakukan beberapa kali rapat, berbagai K/L telah saling berkomunikasi dan bekerja sesuai dengan timeline yang telah ditentukan,” kata Pelaksana Satgas Mochamad Iriawan.

Sosok yang juga Ketua Umum PSSI itu menjelaskan, Satgas telah merumuskan standar operasional tersebut di atas. Tentunya Presiden Republik Indonesia juga akan menerima laporan mereka mengenai standar operasional tersebut

“Komunikasi dan koordinasi yang intens ini telah merumuskan beberapa poin laporan awal yang selanjutnya akan kami laporkan kepada yang terhormat Bapak Presiden Joko Widodo,” ujar sosok yang akrab disapa Iwan Bule ini.

Satgas juga melakukan komunikasi dan pelaporan ke beberapa elemen terkait seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Kementerian Kesehatan RI. (Kemenkes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). ), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), PSSI dan PT Liga Indonesia Baru.“Rencana aksi yang sudah berjalan dan merupakan hasil pembentukan satgas ini tidak berhenti sampai di sini. Hasil yang akan dilaporkan ke Presiden kemudian akan dipantau secara menyeluruh dalam pelaksanaannya. PSSI tentunya akan meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga yang ada agar tidak terjadi miskomunikasi yang dapat merugikan kedua belah pihak maupun penonton,” pungkas Iriawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.