Tekno  

Bek Timnas Australia itu tidak merasa pengalaman bermain di Qatar menjadi keuntungan



Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi /
Merah : Israr Itah

Pemain Australia Milos Degenek (atas).

Australia telah banyak bermain di Qatar sebelum Piala Dunia 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bek Australia Milos Degenek menyebut pengalaman bermain di Qatar belakangan ini tidak serta merta memberi mereka keunggulan atas rival lainnya di Grup D Piala Dunia 2022. Australia bermain di Qatar empat kali dalam perjalanan ke kualifikasi, terutama saat mengamankan tiket mereka ke Piala Dunia dengan kemenangan adu penalti atas Peru di Al Rayyan pada bulan Juni.


Socceroos mungkin memiliki kesempatan lain untuk beradaptasi dengan kondisi di wilayah tersebut dengan pertandingan kualifikasi dimainkan di Kuwait, Yordania, Arab Saudi, Oman, dan negara tetangga Uni Emirat Arab. Dari tiga lawan Grup D Australia, hanya Tunisia yang bermain di Qatar dalam beberapa tahun terakhir. Tunisia tampil di Piala Arab 2021 yang digelar di negara tersebut.


Sejak Piala Dunia terakhir, Prancis dan Denmark adalah yang paling dekat dengan Qatar, secara geografis, ketika mereka melakukan perjalanan masing-masing ke Turki dan Israel. Sementara suhu 30°C biasa terjadi di negara Teluk itu tahun ini, Degenek mengatakan dia tidak yakin pengalaman dalam kondisi sulit akan menguntungkan Socceroos.


“Satu-satunya hal yang memberi kami (keuntungan) adalah pengetahuan tentang lapangan, lingkungan, dan atmosfer; seperti apa rasanya,” kata Degenek, yang sebelumnya bermain sepak bola untuk klub Arab Saudi Al Hilal.


“Tidak akan ada banyak keuntungan, begitu Anda masuk ke stadion, cuaca dan suhu akan sama seperti di tempat lain di dunia. Ini akan sama untuk semua orang. Tidak ada panas, tidak ada kelembapan (di stadion ),” jelasnya seperti dikutip dari Reuters, Senin (14/11/2022).


Sebagai satu-satunya pemain yang terpilih dari Major League Soccer, Degenek sudah tidak memainkan pertandingan kompetitif sejak 10 Oktober lalu. Pasalnya, tim Columbus Crew yang dibelanya tersingkir dari babak play-off. Sejak saat itu, sang bek telah berada di Serbia, tetap fit untuk pertandingannya dengan mantan timnya Red Star Belgrade.


“Saya berlatih di sana selama dua minggu setiap hari. Saya dalam kondisi puncak dan sangat fit serta siap untuk Piala Dunia ini,” ujarnya.


Degenek adalah salah satu pemain Socceroos pertama yang tiba di Qatar dan akan menyambut rekan satu timnya awal pekan ini. “Sejauh ini kami memiliki pengalaman yang sangat bagus. Kami sangat diberkati berada di sini. Ini akan menjadi salah satu Piala Dunia terbaik yang pernah diadakan,” ujarnya.

piala dunia 2022

piala dunia qatar

Piala Dunia

tim nasional australia

socceroos

milos degenek

Leave a Reply

Your email address will not be published.