Tekno  

Belajar Dari Tragedi Kanjuruhan, Polisi Akan Ikuti Aturan FIFA | Goal.com Indonesia | POLISI

Tidak hanya untuk mengamankan pertandingan profesional, Polri juga menerapkannya untuk pertandingan amatir. Tragedi Kanjuruhan Liga1

Tidak hanya untuk mengamankan pertandingan profesional, Polri juga menerapkannya untuk pertandingan amatir.

Terdapat perbedaan standar operasional prosedur (SOP) penanganan keramaian antara peraturan Polri dan FIFA. Salah satunya terkait dengan gas air mata. Dalam peraturan FIFA dijelaskan bahwa tidak boleh menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa saat pertandingan sepak bola. Namun, Polri tetap menggunakannya karena mengacu pada SOP yang mereka pegang.

Penembakan gas air mata ke tribun penonton dalam tragedi Kanjuruhan dinilai menjadi pemicu banyak korban jiwa. 132 orang meninggal dan ratusan lainnya mendapat perawatan di rumah sakit. Tak ingin tragedi Kanjuruhan terulang, Polri pun terlibat dalam Tim Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia yang dibentuk FIFA bersama PSSI. Pasalnya, polisi bertugas mengamankan pertandingan.

Baca lebih banyak:
Tujuan Indonesia »

Rizky Billar Jadi Tersangka Kasus KDRT Lesti Kejora!

Polisi menetapkan Rizky Billar sebagai tersangka kasus KDRT terhadap istrinya, Lesti Kejora. Baca Selengkapnya >>

Menpora tidak ingin liga berhenti terlalu lama, tetapi tidak tahu kapan harus memulaiMenpora Zainudin Amali tidak ingin kompetisi sepakbola Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 berhenti terlalu lama karena akan menyulitkan klub dan pemain.

Berbeda dengan Northstar dan Grab, Telkom Tidak Bebas ‘Membakar Uang’PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengaku tidak bisa seenaknya ‘membakar uang’ seperti ekuitas swasta lainnya seperti Northstar Group dan Grab.

Komisi II DPR Belum Yakin Wacana Pilkada Tak Segera Hilangkan KorupsiPolitisi PDI-P (PDIP) itu mengaku ragu jika pilkada diubah ke format tidak langsung, bisa menghilangkan praktik tercela itu.

Pernyataan Polisi Bahwa Gas Air Mata Tidak Membunuh Disebut Defensif dan Tidak Empati – Bola.netPernyataan Kabag Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo tentang gas air mata yang tidak menyebabkan kematian dinilai defensif dan kurang empati terhadap korban Tragedi Kanjuruhan dan keluarganya. Ya coba dites aja dulu sama polisi. Pernyataan ini berdasarkan pendapat para ahli. Sekarang mari kita coba melakukan percobaan, Anda menyemprotkan gas air mata, maka kita akan melihat hasilnya. KEDALUWARSA

Lion Air tidak ikut campur dalam kasus karyawannya memukul pramugari Turkish Airlines, meminta untuk tidak terlibatLion Air meminta untuk tidak terlibat dalam kasus karyawannya memukul pramugari Turkish Airline.

Kopenhagen Vs Man City: Mengapa Haaland ada di bangku cadanganErling Haaland untuk pertama kalinya tidak mencetak gol di fase Grup G Liga Champions 2022-2023.

Tragedi Kanjuruhan menjadi momentum reformasi penyelenggaraan sepak bola Indonesia. JawaPos.Jakafrta, Beritasatu.JawaPos.

Polisi memastikan mengadopsi regulasi FIFA dalam mengamankan pertandingan yang digelar. Terdapat perbedaan standar operasional prosedur (SOP) penanganan keramaian antara peraturan Polri dan FIFA. Namun, Zainudin juga belum bisa memastikan kapan kompetisi sepak bola nasional bisa dilanjutkan sementara pemerintah masih melakukan audit terhadap stadion yang biasa digunakan untuk pertandingan Liga 1. Salah satunya terkait dengan gas air mata. Sebagai private equity, Telkom selama ini cukup malas untuk berinvestasi di perusahaan rintisan atau start up. Dalam peraturan FIFA dijelaskan bahwa tidak boleh menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa saat pertandingan sepak bola. Mengenai kapan liga akan dimulai, kami belum tahu, jadi akan kami simulasikan kembali,” kata Zainudin, dikutip dari situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, Selasa (11/10). Polisi terus menggunakannya karena mengacu pada SOP yang mereka pegang.“UU masih dipilih langsung oleh rakyat.

Penembakan gas air mata ke tribun penonton dalam tragedi Kanjuruhan dinilai menjadi pemicu banyak korban jiwa. ”Bagaimana nanti, biarlah PSSI, pengelola kompetisi dan Polri yang merumuskan seperti apa. Bahkan, Investor Daily mencatat sebanyak US$ 125 juta atau setara dengan Rp. 1,9 miliar, Telkom telah menyalurkan ke lebih dari 15 perusahaan rintisan tahun ini. 132 orang meninggal dan ratusan lainnya dirawat di rumah sakit. Tak ingin tragedi Kanjuruhan terulang, Polri pun terlibat dalam Tim Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia yang dibentuk FIFA bersama PSSI. Pemerintah tidak boleh ikut campur, termasuk dalam menentukan jam pertandingan dan sebagainya,” ujarnya. Pasalnya, polisi bertugas mengamankan pertandingan. Pertama, valuasi Telkom harus meningkat, dan pada saat yang sama Ebitda juga harus meningkat. “Transformasi sepak bola Indonesia menjadi topik pembicaraan kami dengan FIFA yang bertindak sebagai penasehat. Sementara itu, PSSI mengatakan bahwa liga sepak bola nasional hanya bisa dilanjutkan setelah persetujuan FIFA. Baca juga: MPR Tinjauan Sistem Pemilihan Asimetris “Itu relatif dan tidak menjamin bahwa itu tidak transaksional.

Kami siap mendukung dan selanjutnya langkah Polri siap dengan penyusunan Peraturan Polisi [Perpol] kemudian kita harapkan bisa disusun bersama dengan FIFA, AFC, dan PSSI,” kata Kapolres Asops Inspektur Jenderal Agung Setya Imam Effendi. Demikian disampaikan Ketua Umum PSSI [Mochamad Iriawan]. ”Berhenti sampai format keamanan dan format kompetisi ditata ulang dengan baik. Karena dengan sinergi dapat menciptakan nilai yang kuat. Ya, ada regulasi kepolisian yang akan kami susun dengan mengadopsi regulasi FIFA dan ketentuan lainnya, setelah kami mengumpulkan referensi, ternyata banyak hal yang harus kami sinkronkan,” tambah Agung. Agung mengatakan pihaknya akan mengkaji FIFA. peraturan untuk mengamankan pertandingan.

Baca juga: TGIPF Lakukan Uji Lab Gas Air Mata Kedaluwarsa Tragedi Kanjuruhan. Nantinya, Polri akan menerapkannya tidak hanya dalam pertandingan profesional tetapi juga dalam melindungi partai amatir. Baik sinergi dengan Telkom Group maupun sinergi dengan BUMN lainnya. [profesional] “Kita hanya fokus menyelesaikan transformasi implementasi keamanan kompetisi di Indonesia dan kita berharap bisa kita atur, cakupannya tidak hanya di Liga Indonesia.

tapi ada juga liga regional, liga desa. Dan kami juga akan atur bagaimana mengamankannya,” ujarnya Editor’s Choice. Pada kesempatan itu, Senior Partner Northstar Group Sunata Tjiterosampurno juga mengapresiasi langkah Telkom sebagai perusahaan infrastruktur telekomunikasi untuk berinvestasi di perusahaan rintisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.