Tekno  

Blibli Ungkap Strategi Pertahanan di Tech Winter, Apa Itu?

Bisnis.comJAKARTA – Blibli, startup e-commerce Grup Djarum, mengatakan strategi ritel omnichannel merupakan salah satu cara Blibli untuk tetap bertahan di masa depan. musim dingin teknologi yang saat ini terjadi secara global.

Senior Vice President dan Head of Business Development Blibli Yohanes Lukiman mengatakan, Blibli selalu menekankan pentingnya keberlanjutan bisnis sejak perusahaan didirikan pada 2011. Strategi ini telah membantu Blibli bertahan di masa pandemi dan mencegah PHK bagi karyawan.

“Belum pernah terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) terkait efisiensi, dibandingkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan teknologi yang dimulai sejak pandemi dan berlanjut hingga saat ini. Kami cukup yakin P&L [profit & loss] kita yang paling sehat di dunia e-commerce Indonesia,” kata Yohanes kepada Bisnis, Selasa (10/11/2022).

Yohannes juga mengatakan agar tetap relevan dengan perkembangan pasar, Blibli mengembangkan strategi ritel omnichannel yang disebut sebagai masa depan ritel. Menyusul akuisisi PT Supra Boga Lestari Tbk. 2021, Blibli dikatakan memiliki ancaman rangkap tigayakni platform e-commerce Blibli, platform travel and experience tiket.com, dan supermarket premium Ranch Market yang semuanya terkoneksi sehingga bisa menyasar banyak kebutuhan belanja konsumen.

“Omnichannel memungkinkan konsumen untuk membeli dan menerima barang kapan saja dan di mana saja—misalnya, memilih barang secara online dan mengambilnya di mana pun kami berada dan mitra kami. titik penjemputan kami,” katanya.

Senior VP of O2O Blibli David Michum mengatakan solusi omnichannel yang disediakan Blibli menciptakan keleluasaan bagi konsumen untuk berbelanja online dan offline.

“Layanan di omnichannel Blibli memudahkan konsumen bertransaksi dan berbelanja sesuai kebutuhan, konsumen hanya perlu mengaksesnya dalam satu platform karena Blibli terintegrasi dengan tiket.com dan jaringan supermarket Ranch Market,” ujar David.

David menjelaskan, pengembangan omnichannel yang mengintegrasikan ekosistem digital dan konvensional telah dilakukan Blibli sejak 2015 dengan merilis fitur Blibli InStore. Fitur ini mengintegrasikan saluran pembayaran online untuk transaksi di outlet offline mitra.

Pada tahun 2018, Blibli meluncurkan Click & Collect yang memungkinkan konsumen berbelanja online di Blibli tanpa harus menunggu kurir mengantarkan pesanan ke alamat tujuan konsumen. Fitur ini merespon perilaku konsumen yang suka berbelanja di platform online dan offline.

Fitur Click & Collect menyediakan layanan bagi konsumen untuk membeli produk secara online di website atau aplikasi Blibli, yang kemudian mengambil pesanan di gerai fisik.

Penambahan omnichannel Blibli semakin memperluas kemitraan dengan mitra bisnis dan memperkuat layanan pelanggan. Hingga Juli 2022, Blibli mengklaim memiliki lebih dari 9.500 merchant di Blibli InStore, 12.000 titik penjemputan Click & Collect, dan Blibli Mitra yang menyediakan solusi bisnis digital terintegrasi untuk lebih dari 100.000 mitra di 34 provinsi.

Blibli, lanjut David, juga mengintegrasikan program tersebut imbalan kesetiaan dalam satu platform. “Loyalty rewards berupa poin kepada konsumen yang bertransaksi di Blibli atau Tiket.com dapat diakses di multi platform yang terintegrasi dalam ekosistem Blibli dan Tiket.com,” kata David.


Cek berita dan artikel lainnya di berita Google

Tonton video yang dipilih di bawah ini:


Konten Premium

Leave a Reply

Your email address will not be published.