Tekno  

Bupati Kudus Hartopo: Setiap OPD Harus Ciptakan Inovasi Pelayanan Publik

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus mampu membuat inovasi pelayanan publik yang cemerlang dalam Kompetisi Pelayanan Publik (KIPP).

Karena semakin baik layanan yang diberikan, semakin mudah masyarakat mengaksesnya.

“Reformasi birokrasi sangat penting, karena perlu adanya inovasi yang baik dalam pelayanan publik agar masyarakat yang membutuhkan layanan dapat mengaksesnya dengan mudah. ​​KIPP diadakan sebagai motivasi dalam pelayanan,” kata Hartopo.

Selama ini, dia menilai pelayanan publik menjadi isu strategis.

Oleh karena itu, dengan adanya KIPP ini pihaknya sangat mengapresiasi karena menurutnya dapat menjadi wadah dalam bersaing untuk menciptakan sebuah inovasi dalam pelayanan publik.

“Kita berharap dengan KIPP ini kita bisa menata, menata, dan berinovasi agar pelayanan tetap berjalan maksimal, tidak hanya saat ada kegiatan seperti ini. Tapi benar-benar ditata untuk bisa menciptakan inovasi pelayanan publik terbaik agar ke depan tidak masalah,” tanyanya.

Oleh karena itu, Hartopo meminta agar setiap OPD memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan membuat dan mengoptimalkan aplikasi yang efektif dengan inovasi yang dihasilkan untuk mempermudah pelayanan.

“Pegawai tidak boleh monoton dalam pelayanan, ciptakan dan kelola secara optimal suatu inovasi, baik yang sudah ada maupun yang direncanakan untuk mempermudah pelayanan sehingga masyarakat dapat mengakses pelayanan secara online untuk mengurangi jumlah antrian mengingat keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki,” ujarnya. mendesak. .

Inovasi layanan ini jangan hanya mentok saat ada persaingan. Namun di luar itu, inovasi mutlak diperlukan agar selalu dapat mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.

Adanya persaingan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan pelayanan publik oleh instansi pemerintah. Namun, dalam hal peningkatan layanan dan inovasi, jangan hanya fokus pada persaingan.

“Untuk berorganisasi, berorganisasi, atau berinovasi tidak boleh hanya ketika ada kegiatan seperti ini. Hanya dibarengi dengan reward, piagam penghargaan,” kata Hartopo

Hartopo mengatakan, inovasi pelayanan publik merupakan suatu keharusan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah dan maksimal. Kemajuan teknologi dapat menjadi media pelayanan yang mudah dan cepat.

“Harapan kita dengan kemajuan teknologi, kita bisa membuat aplikasi untuk mengurangi antrian pelayanan. Kita bisa mendaftar dari rumah sampai di sana, memberikan formulir pendaftaran. Misalnya berobat ke rumah sakit,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.