Tekno  

DEFEND ID Meningkatkan TKDN Hingga 50 Persen

DEFEND ID menargetkan masuk dalam daftar 50 perusahaan pertahanan kelas dunia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Booth DEFEND ID pada Indo Defence 2022 Expo & Forum yang digelar di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/11).


Presiden Jokowi didampingi Menhan Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung produk-produk pertahanan yang dihasilkan DEFEND ID.


Presiden Jokowi mengingatkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tentang pentingnya mendorong kerja sama antara industri pertahanan dalam negeri dengan perusahaan asing.“Saya kira ini bagus untuk promosi, terutama untuk produk alutsista dan yang terpenting saya sampaikan kepada Menhan tentang pentingnya kerjasama kita dengan perusahaan dari negara lain,” kata Jokowi.


Dalam kesempatan itu, Jokowi mengaku senang karena DEFEND ID menargetkan masuk dalam daftar 50 perusahaan pertahanan kelas dunia sehingga produk buatan Indonesia harus dikembangkan dengan sebaik-baiknya.


Sementara itu, Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Bobby Rasyidin melaporkan perkembangan DEFEND ID setelah diluncurkan oleh Presiden pada 22 April 2022. Menurutnya, pemenuhan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Badan Usaha Milik Negara Produk Industri Pertahanan semakin meningkat.


“Pesan Presiden terus kami laksanakan pada peluncuran holding untuk meningkatkan TKDN hingga 50 persen untuk teknologi kunci dan menjadi industri industri pertahanan terbesar ke-50 dunia pada tahun 2024,” kata Bobby.


Tahun ini, DEFEND ID tampil pertama kali sebagai holding di Indo Defence 2022 Expo & Forum Exhibition. Pameran pertahanan terbesar di Indonesia ini diikuti oleh 158 perusahaan dalam negeri dan 747 perusahaan asing dari 59 negara. Indo Defence akan digelar di tiga lokasi sekaligus, yakni Indo Defence Expo and Forum di JIExpo Kemayoran, Indo Marine Expo and Forum di Pondok Dayung Jakarta, serta Indo Aerospace Expo and Forum di Lanud Halim Perdanakusuma.


“Selain menampilkan produk-produk pertahanan, beberapa agenda lain juga telah dilakukan dalam pameran tersebut, seperti penandatanganan kontrak Kerjasama yang dihadiri oleh presiden, courtesy call, dan DEFEND ID Talk. Dan yang tidak kalah menarik, akan ada produk demo dari Pindad dan Dirgantara Indonesia di Pondok Dayung dan Halim. Perdana Kusumah,” kata Bobby.


DEFEND ID adalah Holding BUMN Industri Pertahanan Indonesia dengan PT Len Industri (Persero) sebagai holding company yang terdiri dari PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, PT Pindad dan PT DAHANA. DEFEND ID diluncurkan oleh Presiden Jokowi pada 20 April 2022 di Surabaya.


Leave a Reply

Your email address will not be published.