Tekno  

Desakan Kepastian Liga 1 dan Transparansi Keuangan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT LIB

JawaPos.com-Hari ini, PT Liga Indonesia Baru (LIB) bersama perwakilan 18 klub Liga 1 akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPSLB) luar biasa di Hotel Sultan, Jakarta.

Dalam forum penting ini, sejumlah klub yang merupakan pemegang saham mayoritas PT LIB berharap aspirasinya dapat terkabul.

Aspirasi pertama datang dari Dewa United. Direktur Utama Dewa United Ardian Satya Negara berharap RUPSLB menghasilkan tiga hal. Pertama, perubahan susunan pengurus PT LIB. Kedua, rencana kelanjutan Liga 1. Ketiga, transparansi keuangan, kata Ardian Jawa Pos lewat pesan singkat kemarin.

Terkait gugatan pertama, Ardian berharap pengganti Akhmad Hadian Lukita sebagai direktur utama PT LIB adalah orang yang berkompeten. Bisa lebih memajukan perusahaan.

“Di dewan komisaris boleh diisi perwakilan klub. Namun, direksi harus menjadi orang yang profesional dan berkompeten,” ujar Ardian.

Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC Kombespol Sumardji menyuarakan aspirasi lain. Ia ingin saham golden share yang dimiliki PSSI di PT LIB dihapus.

“Kalau dilihat tidak ada urgensinya. Di PT LIB, 99 persen sahamnya milik klub. Yang 1 persen itu golden share PSSI. Harapan saya dihapus. Nanti kita coba bicarakan, kata manajer Timnas Indonesia tersebut.

Selain Bhayangkara FC, penghapusan saham emas PSSI di PT LIB juga dijelaskan oleh Persebaya Surabaya. Bukan tanpa alasan aspirasi tersebut akan diperjuangkan dalam RUPSLB hari ini.

Meski hanya memiliki 1 persen saham, semua keputusan akhir internal di PT LIB harus disetujui oleh pemegang saham emas. Padahal, klub-klub itu menguasai 99 persen saham PT LIB.

Terpisah, Komisaris Utama PT LIB Juni Rachman mengatakan RUPSLB hari ini akan membahas banyak hal. Diantaranya, laporan keuangan dan kompetisi. Namun, apakah akan dikonfirmasi pada RUPSLB nanti saat Liga 1 dilanjutkan, Juni belum bisa dipastikan.

“Tapi, kita tunggu saja perkembangannya. RUPSLB akan digelar Selasa (15/11) mulai pukul 16.00 WIB,” jelas Juni.

Ya, PT LIB belum berani menjawab kapan Liga 1 dilanjutkan. Karena tim gugus tugas transformasi sepak bola Indonesia masih mematangkan regulasi dan prosedur operasi standar (SOP) penyelenggaraan pertandingan sepak bola pasca tragedi Kanjuruhan.

Sebelum izin diterbitkan, peraturan dan SOP ini akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Sejak dibentuk dan dilakukan beberapa rapat gugus tugas, berbagai kementerian/lembaga telah saling berkomunikasi dan bekerja sesuai dengan timeline yang telah ditentukan,” kata Ketua Umum dan Ketua Pelaksana Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia PSSI Mochamad Iriawan dalam keterangan tertulis. kemarin.

“Komunikasi dan koordinasi yang intens ini telah merumuskan beberapa poin laporan awal. Kemudian akan kami laporkan ke Presiden Joko Widodo,” lanjut pria yang akrab disapa Iwan Bule ini.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menambahkan, dalam laporan awal yang akan disampaikan tim kepada presiden gugus tugas Transformasi sepak bola Indonesia juga akan memberikan beberapa poin penting terkait kelanjutan kajian infrastruktur stadion yang terus dilakukan Kementerian PUPR.

Serta, penerbitan peraturan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang keamanan. Mulai dari kegiatan pra kegiatan, hingga pasca kegiatan. Tim gugus tugas Transformasi sepak bola Indonesia juga akan menyerahkan draf layanan medis darurat atau rencana medis darurat.

“Rencana aksi yang sudah berjalan dan merupakan hasil pembentukan satgas ini tidak berhenti sampai di sini. Hasil yang akan dilaporkan ke presiden kemudian dipantau secara menyeluruh dalam pelaksanaannya,” tulis Iwan Bule.

“PSSI tentu akan meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan kementerian/lembaga yang ada. Sehingga tidak terjadi miskomunikasi yang dapat merugikan semua pihak, termasuk penonton,” lanjut Iwan Bule.

Leave a Reply

Your email address will not be published.