Tekno  

Dukung Literasi Digital, Diskominfo Indramayu Ikuti Talkshow Literasi Digital – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu

DISKOMINFO INDRAMAYU — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu mengikuti Talkshow Literasi Digital pada Festival Literasi Digital (VIRAL) Jawa Barat 2022 sebagai upaya mendukung literasi digital.

Talkshow bertema “Peluang dan Tantangan Budaya Masyarakat Jabar” ini digelar Diskominfo Jabar secara hybrid sebagai salah satu kegiatan dalam rangkaian acara Road to West Java Festival 2023.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Angkie Yudistia, Direktur Pemberdayaan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo RI) Bonifasius Wahyu Pudjianto, Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi Jabar (RTIK Jabar), dan Ketua Jabar Saber Hoaks Alfianto Yustinova yang menjadi narasumber dalam talk show tersebut.

Turut hadir dalam talkshow tersebut Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu Aan Hendrajana dan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Agus Muttaqien secara online melalui video conference di Kantor Diskominfo Indramayu, Sabtu (8/10/2022).

Dalam sambutannya, Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah mengatakan perkembangan dunia digital memiliki banyak manfaat, namun dampak negatifnya juga harus diwaspadai.

Hal inilah yang menjadi dasar dibentuknya unit hoaks Sapu Bersih Jabar (Jabar Saber Hoaks), dimana hingga 6 Oktober 2022, dari 799 pengaduan yang diterima, 643 pengaduan merupakan berita bohong atau hoax dengan berbagai isu.

“Ada dampak positif dan negatif dari perkembangan dunia digital,” ujar Ika saat membuka talkshow.

Ika menambahkan, maksud dan tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mempererat kolaborasi antar penggiat literasi di Jabar dan bersama-sama merumuskan bagaimana literasi digital sejalan dengan nilai-nilai budaya masyarakat Jabar.

Kemudian juga diharapkan menjadi salah satu media promosi bahwa kemajuan teknologi informasi merupakan anugerah Tuhan yang dapat digunakan sebagai sarana untuk menyebarkan kebaikan guna mencapai kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

“Pelaksanaan kegiatan ini menghasilkan beberapa manfaat,” tambahnya.

Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Angkie Yudistia yang juga menjadi keynote speaker menjelaskan bahwa salah satu pilar pembangunan nasional sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo adalah membangun dan mengembangkan digital. sumber daya manusia melalui upaya percepatan transformasi digital.

“Pengembangan SDM digital merupakan pilar pembangunan,” jelasnya.

Angkie menambahkan, transformasi digital ini harus dibarengi dengan peningkatan literasi digital agar internet dan arus informasi yang beredar luas dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang edukatif dan produktif.

“Keterampilan literasi digital diperlukan untuk transformasi digital,” tambahnya.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu mengatakan sangat mendukung berbagai kegiatan terkait peningkatan literasi digital karena sangat membantu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dunia digital, baik dari segi pengetahuan dunia digital itu sendiri maupun dari sisi etika. sisi media sosial.

“Saya sangat mendukung kegiatan seperti itu,” kata Aan Hendrajana.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Agus Muttaqien mengatakan Diskominfo Indramayu akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat sehingga pengetahuan literasi masyarakat dapat meningkat.

“Saat ini banyak tantangan yang dihadapi dalam penyebaran informasi di dunia digital, namun kami akan berusaha semaksimal mungkin menyajikan informasi untuk menambah pengetahuan bagi masyarakat,” ujarnya.

Agus berharap dengan bertambahnya pengetahuan literasi digital, masyarakat dapat membuat interaksi masyarakat di dunia digital khususnya di media sosial menjadi lebih bijak, sehingga ruang informasi publik saat ini menjadi lebih sehat dan minim dari informasi yang tidak jelas dari mana sumbernya (Hoaks). .

“Pengetahuan literasi digital yang dimiliki masyarakat menjadi salah satu kunci mewujudkan Indramayu yang Bermartabat,” harapnya.

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan peresmian kepengurusan Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK-KIM) periode 2021-2026 dan penandatanganan komitmen dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar, Saber Hoaks Jabar, dan KPU. seluruh Jawa Barat dalam redaksi sauyunan babarengan kesepakatan tolak hoaks pada Pilkada serentak 2024. ( Fikri/MTQ–Tim Publikasi Diskominfo Indramayu)

Leave a Reply

Your email address will not be published.