Tekno  

Gibran pada Pertandingan Sepak Bola: Jangan Bermalam

Pertandingan sepak bola akan lebih baik jika diadakan pada sore hari atau maksimal pukul 19.30 WIB.

SOLO, JITUNEWS.COM – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka turut menyoroti laga Arema FC versus Persebaya yang digelar terlambat pukul 20.30 WIB.

Diketahui, usai pertandingan, terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang yang mengakibatkan ratusan orang tewas.

Menurut Gibran, pertandingan sepak bola akan lebih baik jika digelar pada sore hari atau maksimal pukul 19.30 WIB.

Timnas U-17 Indonesia vs Guam Tanpa Suporter Usai Tragedi Kanjuruhan, PSSI Ungkap Nasib Tiket

Pertandingan sepak bola pukul 20.30 kuwi idene sopo to? laki-laki bengi (Ide pertandingan bolanya siapa jam 20.30? Sudah larut malam),” tulisnya dalam bahasa Jawa melalui akun Twitter @Gibran_Tweet, dilihat Selasa (4/10).

Bagaimana dengan Panpel dengan wasit, bisa nonton ikatan cinta kan? (Apakah panitia dan wasit ingin menonton? [sinetron] Ikatan Cinta dulu, kan?” dia melanjutkan.

Pertandingan tersulit Kuwi (pertandingan terbaik) sekitar pukul 15.30 atau 19.30 [WIB]”kata Jibril.

Pria yang akrab disapa Mas Wali itu kembali menegaskan, pertandingan sepak bola jangan sampai terlambat.

Balan ojo kebengen (Sepak bola tidak boleh terlambat),” kata Gibran.

Diketahui, kickoff Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (10/1/2022) pukul 20.30 WIB. Pada laga ini, Arema tumbang dengan skor 2-3.

Usai kekalahan ini, sejumlah suporter masuk ke lapangan. Tak lama kemudian polisi membalas dengan tembakan gas air mata. Namun, tembakan tidak hanya mengarah ke lapangan, tetapi juga ke tribun.

Akibatnya, penggemar panik dan berusaha keluar untuk menghindari dampak gas air mata. Dorongan itu tak terelakkan. Tak sedikit dari mereka yang terinjak-injak dan mengalami sesak napas. Kejadian ini mengakibatkan banyak orang pingsan, bahkan meninggal.

Sebenarnya pihak kepolisian sudah meminta agar pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya diundur ke sore hari. Namun, usulan tersebut ditolak oleh PT Liga Indonesia Baru.

Hal itu diketahui dari surat tertanggal 18 September 2022 yang ditandatangani langsung Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat. Surat ini mengacu pada surat dari Panpel Arema FC Nomor: 014/PANPEL/ARM/IX/2022 tanggal 12 September 2022 perihal rekomendasi pertandingan dan bantuan pengamanan pertandingan sepak bola antara Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Polres Malang meminta pertandingan ini dipercepat hingga sore hari. Alasan dalam surat itu dinyatakan murni karena keamanan.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, dengan ini saya mohon bantuan kepada Panpel Arema FC dalam mengajukan permohonan perubahan jadwal pertandingan sepak bola BRI Liga 1 2022 kepada PT Liga Indonesia mengenai rencana pertandingan sepak bola antara Arema FC vs. Persebaya pada Sabtu 1 Oktober 2022 yang semula dijadwalkan bermain pada pukul 20.00 WIB, harus diserahkan hingga pukul 15.30 WIB dengan pertimbangan keamanan,” demikian bunyi surat dari Kapolres Malang.

Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan, Mesut Ozil menyampaikan hal ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.