Tekno  

IHSG Melemah, Lima Saham Akan Cuan di Awal Pekan

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, berdasarkan analisis teknikal, IHSG berpotensi melemah, terbatas pada perdagangan Senin (17/10/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan hari ini di kisaran 6.755 – 6.875. Lima saham dikatakan akan didanai awal pekan ini. Ini termasuk LEAD dan MEDC.

Pada perdagangan Jumat (14/10/2022), IHSG ditutup melemah 66 poin (0,96%) ke level 6.814. Sektor teknologi, infrastruktur, energi, kesehatan, keuangan, bahan baku, konsumen non primer, konsumen primer, transportasi dan logistik bergerak negatif dan mendominasi penurunan IHSG. Investor asing mencatat penjualan bersih (penjualan bersih) sebesar Rp 425,92 miliar. BBRI, BBCA, ASII, MDKA, dan ADRO merupakan saham yang paling banyak dilepas investor asing.

Baca juga: Dihantui Sentimen Negatif, IHSG Akan Turun Mendekati 6.700-an?

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan bahwa 2x pertemuan Partai Komunis dalam satu dekade dibuka oleh pidato Presiden Xi Jinping kemarin. Presiden Xi membuka pidatonya dengan mengatakan bahwa ada badai berbahaya di depan. Xi mengatakan bahwa China memiliki pengaruh internasional, daya tarik dan kekuatannya telah membantu membentuk dunia yang telah meningkat secara signifikan. Tetapi Xi juga memperingatkan bahwa lingkungan internasional saat ini tidak stabil, dan China harus siap menghadapi angin kencang dan gelombang yang lebih tinggi dan bahkan badai berbahaya di masa depan.

Pilarmas Investindo Sekuritas menilai pidato tersebut menandakan fase baru pembangunan yang lebih fokus pada pertumbuhan produktivitas daripada ekspansi modal. Oleh karena itu, Pilarmas Investindo Sekuritas berkeyakinan bahwa Xi akan terus fokus pada stabilitas ekonomi, sehingga dapat terus melakukan pembangunan yang mandiri secara teknologi, sehingga dapat mengurangi kesenjangan di masyarakat.

Baca juga: Phintraco Securities: Hati-hati Tingkat Dukungan IHSG 6.740, Amati Berlanjutnya Penguatan Saham-Saham Ini

Dengan SDM yang dimiliki China, Pilarmas Investindo Sekuritas meyakini hal ini tidak akan bertahan lama bahkan bisa dilakukan lebih cepat. Namun untuk tahun ini, target pertumbuhan ekonomi 5,5% mungkin masih jauh dari mimpi. Dan ini mungkin akan menjadi pencapaian terendah China sejak 1990-an. “Sehatacaranya berlangsung seminggu penuh, kita tunggu saja,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Senin (17/10/2022).

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, pengembangan Kendaraan listrik Pembangunan (EV) terus digalakkan oleh pemerintah. Hal ini tercermin dari sejumlah kebijakan pemerintah seperti Inpres Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Berbasis Baterai untuk Kendaraan Dinas Operasional dan Perorangan Pemerintah Pusat dan Daerah, Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 terkait Listrik program percepatan kendaraan untuk transformasi jalan. Tidak hanya itu, Kementerian BUMN juga memberikan arahan untuk menggunakan kendaraan dinas berbasis listrik, baik sepeda motor maupun mobil.

Baca juga: Artha Sekuritas: IHSG Melemah, Pimpin Saham Preferen PTBA Ke WIKA

“Dukungan ini berpotensi meningkatkan pengadaan EV yang berdampak langsung pada permintaan EV. Di tengah tren yang meningkat ini, tentunya nikel akan menjadi salah satu komoditas yang memiliki prospek ke depan yang akan meningkat mengingat tren saat ini.” Tambahkan Pilarmas Investindo Sekuritas.

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan lima saham pilihan untuk digunakan pada perdagangan hari ini. Lima saham yang dipilih adalah LEAD, KLBF, INCO, HMSP, MEDC.

Editor: Handayani cantik ([email protected])

Leave a Reply

Your email address will not be published.