Tekno  

IHSG Melemah Terbatas, Tiga Saham Masuk Radar

JAKARTA, investor.id – Mirae Asset Sekuritas memprediksi IHSG akan melemah terbatas pada perdagangan Senin (17/10/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan hari ini di kisaran 6.755 – 6.878. Tiga saham di radar. Salah satunya adalah BBRI.

Mirae Asset Sekuritas menjelaskan, pergerakan indeks secara umum masih dalam kondisi fase penurunan harga dan mencoba untuk menguji daerah celah yang lebih rendah. Setelah itu terjadi kerusakan di luar batas garis harmonik.

Hal ini, lanjut Mirae Asset Sekuritas, mengingat posisi lebih tinggi ke rendah rendah sudah turun 8,22%. Di sisi lain, indikator Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal negatif, sementara volume menurun. Meski demikian, potensi pelemahan indeks masih terbatas mengingat indikator RSI sudah menunjukkan sangat oversold.

Baca juga: Efek Ajaib: JCI Campuran, Tonton Tiga Opsi Saham di Awal Minggu

Mendukung berada pada level 6.755 hingga 6.718. Sementara perlawanan di level 6.878 hingga 6.927,” tulis Mirae Asset Sekuritas dalam risetnya, Senin (17/10/2022).

IHSG ditutup melemah 0,9% pada hari Jumat, setelah menguat di sesi pertama. Sektor teknologi, energi dan kesehatan memimpin penurunan, terutama di NFCX, TFAS, BYAN, ITMG, dan MIKA. Orang asing melakukannya penjualan bersih Rp430 miliar, terutama di BBRI, BBCA, dan ASII. Penjualan mobil di bulan September naik 3,1% MoM menjadi hampir 100 ribu unit, penjualan bulanan tertinggi tahun ini, di tengah berakhirnya insentif pajak di bulan September.

Ekuitas AS ditutup melemah tajam pada hari Jumat, terutama saham teknologi karena investor mencerna data ekonomi baru. Penjualan ritel relatif stagnan pada bulan September, kemungkinan karena inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga.

Baca juga: BRI Danareksa Sekuritas: IHSG Cenderung Koreksi, Perhatikan Tiga Saham Berikut

Sementara itu, Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan naik menjadi 59,8, tertinggi enam bulan, menunjukkan kondisi pengeluaran yang lebih baik. Sementara itu, imbal hasil obligasi 10-tahun naik 4bps menjadi 4,00%. Pasar bersiap untuk kenaikan suku bunga Fed yang agresif pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 1-2 November. Sebagai catatan, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 75bps pada September menjadi 3,25%.

Pada komoditas, harga batubara naik 4% minggu lalu menjadi USD390/ton, di tengah kekhawatiran kekurangan pasokan, terutama yang berasal dari penurunan pengiriman dari Afrika Selatan, salah satu pemasok batubara terbesar ke Eropa. Bank domestik akan mulai merilis kinerja Q3-2922 minggu ini.

“Kami berharap kinerja BBRI, BMRI, dan BBNI berada di atas perkiraan konsensus. Setiap koreksi harga dapat dilihat sebagai peluang beli,” tambah Mirae Asset Sekuritas.

Baca juga: Reliance Securities: JCI Campuran, Periksa Potensi Naik Saham

Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan tiga saham tertagih hari ini. Ketiganya adalah

bbni

Harga penutupan: 8.425 (-3,71%)

Rekomendasi: Beli pada kelemahan

Rentang perdagangan: 8.200-8.750

Pergerakan harga saham mencoba rebound setelah menguji garis Fibonacci retracement 61,8%, didukung oleh indikator RSI yang sangat oversold. Beli pada saat lemah dengan target harga secara bertahap di level 8.750, 9.250 dan 10.550. Dukungan langsung ada di 8.200.

Baca juga: Penambahan Armada Berlanjut, Saham Hasnur (HAIS) Diupgrade ke Level Rp 350

BRI

Harga penutupan: 4.270 (-1,83%)

Rekomendasi: Beli pada kelemahan

Rentang perdagangan: 4.220-4.380

Pergerakan harga saham mulai mengalami pelemahan terbatas dan berusaha rebound setelah menguji area support psikologis yang didukung oleh volume yang meningkat. Beli saat lemah dengan target harga bertahap di level 4.380, 4.480 dan 5.300. Dukungan langsung ada di 4,220.

BTPS

Harga penutupan: 2,730 (+1,11%)

Rekomendasi: Akumulasi pembelian

Rentang perdagangan: 2.630 – 2.830.

Terlihat pola pin bar bullish yang mengindikasikan potensi stimulus beli, sehingga mencoba untuk rebound dari batas bawah channel support harmonik. Di sisi lain, indikator RSI menunjukkan sinyal positif dan menguat karena faktor divergensi saat terjadi downtrend minor. Sementara itu, indikator volume telah meningkat. Akumulasi beli dengan target harga secara bertahap di level 2.830, 2.960 dan 3.490. Dukungan langsung berada di 2,630.

Editor: Handayani cantik ([email protected])

Leave a Reply

Your email address will not be published.