Tekno  

Kecemerlangan Liverpool meredam Haaland ‘the Robot’

Liverpool

Manchester City menderita kekalahan pertama mereka di Liga Inggris musim ini setelah dikalahkan Liverpool 0-1. Mesin gol Erling Haaland yang selama ini menjadi fokusnya berhasil diredam meski dengan susah payah.

Pada Minggu (16/10/2022), Haaland datang ke Anfield dengan percaya diri tinggi. Dia memiliki 15 gol dan 3 assist di Liga Premier dan tidak pernah melewatkan kontribusi gol dalam sembilan pertandingan sebelumnya.

Selain itu, Haaland juga diparkir saat Man City ditahan imbang Kopenhagen di Liga Champions tengah pekan. Ditambah dengan tren Liverpool yang saat ini sedang berangin di kancah domestik, Haaland diyakini tidak kesulitan menambah pundi-pundi gol.

Tapi ternyata sebaliknya. Selama 90 menit plus tambahan waktu, Haaland tak mampu berbuat banyak di depan gawang Liverpool. Ketatnya pertahanan yang digalang Virgil van Dijk dkk mampu membatasi ruang geraknya.

Duo maut Kevin De Bruyne dan Haaland juga sudah ditonton. Jika gelandang Belgia itu berhasil mengirimkan umpan matang ke ‘robot’, maka lini belakang The Reds akan memastikan peluang yang mereka miliki sulit dikonversi menjadi gol.

Dari enam tembakan yang dilepaskan Haaland menurut catatan Opta, empat justru tepat sasaran. Tetapi kebanyakan dari mereka tidak begitu berbahaya karena dilepaskan dalam jarak yang relatif dekat dari gawang dan dijaga.

Belajar dari betapa mudahnya Haaland menerobos pertahanan lawan dan menciptakan gol yang seperti tap-in yang membuat lawan kesal, Liverpool berusaha membuat posisi Haaland sejauh mungkin dari gawang. Kalaupun dekat, posisinya tidak nyaman untuk mencetak gol.

Terbukti, dua sundulan Haaland dengan mudah ditangkap oleh Alisson Becker. Upaya mengecoh kiper Brasil dengan tembakan lob di menit ke-33 nyatanya berhasil diprediksi dengan mudah.

Hanya satu tembakan yang praktis membuat Alisson terjatuh, yakni tembakan mendatar pada menit ke-64. Namun tembakannya kurang bertenaga karena dicegat oleh dua pemain Liverpool dan terjatuh saat menendang, sehingga Alisson ‘punya waktu’ untuk membaca bola dan membloknya.

Parahnya lagi, Haaland juga menjadi biang keladinya gol Phil Foden yang dianulir pada menit ke-53. Wasit Anthony Taylor menganulirnya setelah memeriksa tayangan ulang dan menemukan Haaland memenangkan bola dari Fabinho dengan menarik bajunya sebelum gol.

Kemampuan Haaland memang luar biasa, tidak bisa dipungkiri lagi. Dia diyakini akan mencetak banyak gol di pekan-pekan berikutnya. Namun di laga ini Liverpool tahu cara meredamnya, dan membuat mesin gol berhenti sementara.

(adp/bay)

Leave a Reply

Your email address will not be published.