Tekno  

Kembangkan Inovasi Teknologi, Fatkul Ilma dari Bojonegoro Raih Juara 2 Pemuda Perintis Nasional – PETISI.CO

BOJONEGORO, PETISI.CO – Inovasi teknologi mengantarkan Fatkul Ilma pemuda asal Desa Bendo Kecamatan Kapas meraih Juara 2 Pemuda Perintis Nasional tahun 2022. Mulai dari teknologi di bidang pertanian hingga pelayanan publik. Terobosannya melampaui rata-rata anak muda di lingkungannya.

Karya Fatkul Ilma yang berdampak langsung pada masyarakat antara lain robot layanan masyarakat (Robot Bobota, Kapal Pintar, Pesawat Vtol atau Vertical Take-Off Landing), dan Smart Farming.

Untuk Smart Farming, Ilma, demikian ia biasa disapa, menjelaskan konsepnya sekali dan untuk selamanya. Artinya, bisa dipanen berkali-kali dengan sistem rumah kaca. Sedangkan cara kerja Smart Farming adalah melalui sistem irigasi tetes dan semprotan embun.

“Adapun Robot Bobota mungkin sudah banyak yang mengetahui fitur dan kegunaannya. Mulai dari pendeteksi masker, patroli dan masih banyak fungsi lainnya. Cara kerjanya hampir sama dengan scan barcode, tapi bukan barcode yang di scan, tapi wajah tanpa topeng,” terang pemuda yang juga meraih Juara 1 Pemuda Perintis Provinsi Jawa Timur tahun 2022 ini.

Robot Bobota adalah singkatan dari Robot Tangguh Bojonegoro. Dalam prosesnya, pemuda berusia 25 tahun ini mengaku perjuangan yang dirasakannya luar biasa. “Mulai dari seseorang yang dianggap gila dan ditertawakan banyak orang, hingga menghasilkan sebuah karya luar biasa yang diapresiasi banyak pihak. Selain itu beliau juga berani untuk maju mengikuti ajang Pioneer Youth hingga tingkat nasional yang tentunya melalui proses panjang yang luar biasa,” ujarnya, Senin (10/10/2022).

Pelopor Muda bidang inovasi teknologi menjelaskan, proses kepesertaan dimulai pada 2021 dan puncaknya secara nasional pada Jumat, 7 Oktober 2022. Ilma berpesan kepada generasi muda untuk tidak berhenti berkarya. Kembangkan potensi Anda sesuai keinginan dan keahlian Anda.

“Untuk perangkat daerah, ayo, perhatikan dan dukung anak-anak muda berprestasi. Banyak potensi anak muda yang perlu mendapat perhatian dan perlu ditunjukkan ke daerah lain,” ujar Ilma yang juga penggagas Pondok Edukasi ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Amir Syahid menjelaskan, rangkaian kegiatan ini merupakan seleksi pemuda perintis di tingkat kabupaten melalui program peningkatan kualitas daya saing pemuda. Kemudian maju ke tingkat provinsi hingga tingkat nasional mewakili Jawa Timur.

Tujuan dari program Pemuda Perintis ini, lanjut Amir, adalah untuk mendorong generasi muda agar memiliki jiwa kepeloporan terhadap lingkungan dan masyarakatnya.

“Setiap tahun Dinpora mengadakan acara ini. Tahun lalu, di bidang pangan, Bojonegoro juga meraih juara 2 tingkat Nasional,” ujarnya.

Maksud dan tujuan kegiatan ini, lanjut Amir, adalah untuk memotivasi para pemuda Bojonegoro untuk terus berkarya di bidang apapun. Karena pemuda adalah pelopor agen perubahan. (cha)



Mengunjungi:
13


->

Leave a Reply

Your email address will not be published.