Tekno  

Kemendikbud: KJI Mencerminkan Sinergi Perguruan Tinggi dan Dunia Industri

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kemendikbud mendorong kerjasama antara perguruan tinggi dengan dunia industri.

Pendidikan tinggi yang berkualitas dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dapat tercapai.

Koordinator Talent Event Indonesian Talent Development Center, Keri Darwindo mengatakan, infrastruktur merupakan aspek penting bagi negara dalam menggerakkan aspek kehidupan masyarakat.

“Pemerintah malah memberikan prioritas yang sangat tinggi untuk pembangunan infrastruktur,” kata Keri dalam keterangan tertulis, Selasa (15/11/2022).

Hal itu disampaikan Keri Darwindo saat pembukaan Babak Final Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) 2022.

Lomba yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 11 hingga 13 November 2022 ini diikuti oleh 16 tim finalis yang mewakili delapan tim untuk kategori jembatan model pelengkung, dan delapan tim untuk kategori jembatan model rangka baja.

Baca juga: Kemenag-Kemendikbudristek Jalin Kerjasama Perkuat Moderasi Beragama di Sekolah

Keenam belas tim finalis tersebut berasal dari berbagai universitas besar dan ternama di Indonesia.

“Kompetisi KJI 2022 sangat relevan karena finalis hari ini dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan akan menjadi ahli di bidang infrastruktur khususnya jembatan yang akan memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa ke depan,” ujar Keri.

Untuk mewujudkan sinergi antara perguruan tinggi dengan dunia industri, Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) sebagai tuan rumah Kompetisi Jembatan Indonesia XVII (KJI 2022) turut serta menggandeng berbagai pihak dari industri.

Lomba tahunan yang diadakan oleh Talent Development Center, Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud ini merupakan lomba yang diadakan secara paralel yang memperlombakan rancang bangun atau desain jembatan.

Ada delapan perusahaan yang turut aktif memberikan dukungan langsung, termasuk perusahaan terkemuka di bidang konstruksi, khususnya konstruksi jembatan, yaitu PT. Hutama Karya, PT. Jaya Konstruksi, dan PT. Tiang Putra Mahakam.

Presiden UPJ, Ir. Frans Satyaki Sunito mengatakan, jembatan tersebut merupakan komponen penting infrastruktur konektivitas sekaligus salah satu konstruksi Teknik Sipil tertua di dunia.

“Saat ini teknologi jembatan sudah semakin canggih, tidak hanya dalam bidang desain dan konstruksi, tetapi juga dalam metode konstruksi jembatan yang merupakan elemen yang sangat penting dalam membangun jembatan. Lomba KJI 2022 merupakan kesempatan yang sangat baik untuk belajar dan memitigasi risiko pembangunan jembatan,” jelas francs.

Dari dua kategori yang dilombakan pada babak final yaitu Model Jembatan Rangka Baja dan Model Jembatan Lengkung, akhirnya finalis Universitas Negeri Malang berhasil menjadi Juara Umum dan berhasil membawa pulang piala bergilir KJI XVII 2022.

Tim Universitas Negeri Malang meraih dua juara di kategori grup dan juara 1 Model Arch Bridge.

Sedangkan juara 1 model Jembatan Rangka Baja diraih oleh tim finalis dari Politeknik Negeri Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published.