Tekno  

Kemenperin Pertajam Keahlian SDM di Industri Semikonduktor

Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang mengasah keterampilan sumber daya manusia (SDM) di industri semikonduktor melalui kerjasama PT Festo dengan Politeknik Negeri Batam dalam bentuk pelatihan Pneumatic & Total Preventive Maintenance.

“Tujuan kerjasama ini sebagai upaya peningkatan keterampilan SDM Industri dengan SDM dari PT Infineon Technologies Batam sebagai peserta pelatihan. Pelatihan dibuka di Politeknik Negeri Batam beberapa waktu lalu,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Arus Gunawan dikutip dari Di antaraSenin, 14 November 2022.

Arus mengatakan Kemenperin terus mengakselerasi transformasi digital di sektor industri untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing. Menurutnya, para peserta pelatihan diberikan keterampilan dasar dan kompetensi penerapan teknologi di industri semikonduktor.

“Pelaksanaan pelatihan ini juga merupakan tindak lanjut dari German-Indonesia Round Table Business Meeting di gedung PIDI 4.0 pada Juni 2022 sebagai bagian dari agenda kunjungan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier ke Indonesia,” jelasnya.





Apa pendapat Anda tentang artikel ini?

Direktur PIDI 4.0 Tirta Wisnu Permana menyampaikan tuntutan perkembangan industri semikonduktor di Indonesia sejalan dengan percepatan transformasi industri 4.0. Pasalnya, sektor industri semikonduktor merupakan jantung dari industri digital.

“Saat ini kebutuhan chip untuk memenuhi industri elektronika, peralatan telekomunikasi dan kendaraan listrik, baik untuk pasar domestik maupun global semakin meningkat, maka Kemenperin hadir untuk memacu pertumbuhan industri semi konduktor,” kata Wisnu yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Industri. BPSDMI Kementerian Perindustrian.

Beberapa waktu lalu juga digelar seremonial penandatanganan MoU antara PIDI 4.0 dengan PT Surya Sarana Dinamika (SSD) di Batam. “Melalui penandatanganan MoU tersebut, PIDI 4.0 menyambut baik PT SSD sebagai bagian dari ekosistem di PIDI 4.0,” jelasnya.

BPSDMI Kemenperin juga menggelar Rapat Evaluasi Program/Kegiatan 2022 dan Penyusunan Rencana Program/Kegiatan 2023 sebagai upaya penguatan kerjasama PIDI 4.0 dengan mitra. Kegiatan tersebut diikuti oleh 35 mitra PIDI 4.0 yang terdiri dari 31 mitra industri, tiga universitas dan satu mitra akademi teknologi.

“Dengan peningkatan kerjasama dan kemitraan ini, diharapkan PIDI 4.0, mitra industri, dan pemangku kepentingan lainnya dapat berkolaborasi untuk memperkuat ekosistem industri 4.0 dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan industri digital di Indonesia,” kata Wisnu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan ikuti akun google news medcom.id.

(SAW)

Leave a Reply

Your email address will not be published.