Tekno  

Kesaksian Haru Aremania yang kehilangan istri dan 2 putrinya di Tragedi Stadion Kanjuruhan

Klikapa.com – Inilah kesaksian mengharukan salah satu fans Aremania yang menjadi korban Tragedi Stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/1/2022) lalu. Andi Haryono, mengaku harus kehilangan istri dan dua putrinya.

Ayah tiga anak ini kini mengaku tak mau lagi menonton pertandingan sepak bola. Dia sangat terpukul dengan insiden di Stadion Kanjuruhan.

Andi sedang menonton bersama keluarganya, istri dan tiga anaknya (dua perempuan dan satu laki-laki). Ia pun tak menyangka akhirnya berharap bola menjadi tontonan keluarganya berubah menjadi malapetaka.

Stand Stadion Kanjuruhan mendadak ricuh setelah polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan para suporter yang sempat berhamburan ke lapangan di penghujung pertandingan.

Dalam tragedi itu, yang diakui oleh pihak keamanan, 131 orang tewas. Mereka terdiri dari anak-anak, remaja dan dewasa. Ada juga anak perempuan dan ibu.

Saat kejadian, Andi mengaku tetap berada di tribun sambil menggendong anaknya. Namun, ia harus berpisah dengan istri dan dua putrinya yang juga berdesak-desakan dengan pendukung lainnya.

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai petani itu tersandung dan sesak napas akibat terkena gas air mata. Namun, Andi dan putranya berhasil mendapatkan pertolongan medis dengan cepat.

Mereka seharusnya tidak pernah menembak [gas air mata] ke tribun karena terjadi kerusuhan di lapangan,” kata Andi seperti dikutip Reuters.

Andi tidak mengetahui jika federasi sepak bola dunia FIFA melarang penggunaan gas air mata di stadion. Dia hanya tidak mengerti mengapa petugas menembakkan gas air mata ke tribun.

Gas air mata itulah yang dikatakan telah memisahkan dia dan keluarganya. Istri dan dua putrinya bergabung dengan pendukung lainnya untuk mencari jalan keluar dari gas air mata.

Setelah asap gas air mata hilang, Andi mengaku mulai mencari istri dan putrinya. Ia membalikkan tubuh korban yang tergeletak di tanah akibat diinjak-injak atau dicekik saat berusaha kabur melalui pintu keluar.

“Aku terus mencari melalui semua mayat sampai

BERITA TERKAIT

Pangdam V Brawijaya Ajak Korban Tendang Kung Fu Anggota TNI Untuk Perawatan ke Rumah Sakit

Pangdam V Brawijaya Ajak Korban Tendang Kung Fu Anggota TNI Untuk Perawatan ke Rumah Sakit

Kesaksian Haru Aremania yang kehilangan istri dan 2 putrinya di Tragedi Stadion Kanjuruhan

Kesaksian Haru Aremania yang kehilangan istri dan 2 putrinya di Tragedi Stadion Kanjuruhan

Maaf Prajurit TNI Yang Tendang Kung Fu ke Aremania Saat Tragedi Stadion Kanjuruhan

Maaf Prajurit TNI Yang Tendang Kung Fu ke Aremania Saat Tragedi Stadion Kanjuruhan

Jokowi: Tata Kelola Sepak Bola Indonesia Perlu Dibenahi Penuh, FIFA Siap Membantu

Jokowi: Tata Kelola Sepak Bola Indonesia Perlu Dibenahi Penuh, FIFA Siap Membantu

Leave a Reply

Your email address will not be published.