Tekno  

Klaim Meningkat, Formulir Asuransi Jiwa Semakin Besar Membantu Perlindungan Keluarga

Jakarta, Investor.id – Klaim dan manfaat yang dibayarkan oleh asuransi sebenarnya merupakan inti dari komitmen industri untuk menjalankan bisnis pertanggungan risiko. Kelancaran pembayaran klaim merupakan bagian penting dalam menjaga reputasi perusahaan, sehingga mendorong citra industri asuransi yang lebih positif di mata masyarakat pemegang polis sebagai tertanggung.

Besaran klaim yang dibayarkan oleh industri asuransi jiwa juga dapat dilihat dari beberapa aspek. Tidak hanya pertumbuhan jumlah klaim yang harus dicermati, ada juga hal positif yang bisa diperoleh. Pertumbuhan klaim menunjukkan bahwa semakin banyak orang yang mendapatkan perlindungan dan manfaat dari produk asuransi yang telah mereka miliki. Dengan kata lain, asuransi jiwa telah membantu kebutuhan finansial masyarakat yang terpapar risiko, baik itu kesehatan, kecelakaan, penyakit kritis hingga kematian. Adanya dana yang dibayarkan oleh asuransi mampu menunjang aspek keuangan keluarga. Meski di tengah masa sulit, industri asuransi jiwa terus memperkuat komitmennya untuk membayar klaim dan manfaat kepada nasabah sesuai dengan ketentuan polis.

Catatan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada semester I 2022 menyebutkan nilai klaim dan manfaat yang dibayarkan oleh industri asuransi jiwa mencapai Rp.

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengatakan besarnya klaim yang dibayarkan industri asuransi jiwa menunjukkan industri asuransi jiwa merupakan industri yang likuid. Sepanjang semester 1-2022, industri asuransi jiwa telah membantu lebih dari 6 juta keluarga Indonesia melalui pembayaran klaim dan manfaat. “Untuk itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk menjadi pemegang polis di industri asuransi jiwa, baik sebagai pemegang polis produk asuransi jiwa tradisional, maupun sebagai pemegang polis produk asuransi jiwa unit link,” tambah Budi.

Industri asuransi jiwa juga berperan membantu masyarakat terdampak Covid-19 dengan membayar klaim terkait pandemi senilai Rp 9,72 triliun mulai Maret 2020 hingga Juni 2022.

Berdasarkan jenis klaim dan manfaat yang dibayarkan, hingga semester I 2022 industri asuransi telah membayar klaim final contract sebesar Rp9,68 triliun, meninggal dunia sebesar Rp5,96 triliun, penarikan sebagian Rp8,38 triliun, menyerah (penebusan polis) sebesar Rp. 43,58 triliun dan kesehatan Rp. 6,94 triliun dan tagihan lainnya sebesar Rp. 9,34 triliun.

Jika dibandingkan dengan klaim pada periode yang sama tahun 2021, pergerakan paling positif datang dari klaim meninggal dunia yang turun 25,2% dari Rp 7,97 triliun menjadi 5,96 triliun. Penurunan ini tidak terlepas dari kondisi tahun 2021 yang masih diliputi oleh Covid-19 dengan tingkat penularan dan rasio kematian yang cukup tinggi.

Industri asuransi jiwa juga turut serta mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional Pemerintah melalui pembayaran klaim kesehatan. Sepanjang semester I 2022, asuransi jiwa telah membayar klaim kesehatan sebesar Rp. 6,94 triliun, naik 28,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2021. “Lebih dari 3 juta orang menikmati jaminan kesehatan, karena sebagian besar merupakan peserta asuransi kelompok,” kata Budi.

Sedangkan dari jumlah klaim yang dibayarkan, klaim menyerah masih terbesar dengan nilai Rp43,58 triliun. Angka tersebut hanya naik tipis dari jumlah yang dibayarkan pada semester I 2021 sebesar Rp43,37 triliun. Budi berpesan kepada masyarakat yang membutuhkan dana mendesak untuk tidak melakukan hal tersebut menyerah karena ada pilihan untuk dilakukan penarikan sebagian jadi polisi tidak datang selang (tak dapat diterapkan). “Ini adalah fitur yang bisa digunakan saat pemegang polis membutuhkan dana, sehingga polis tetap berjalan,” imbuhnya.

Ketua Pengurus AAJI Budi Tampubolon (tengah) didampingi Kepala Divisi I AAJI: Produk, Manajemen Risiko dan Tata Kelola Perusahaan Fauzi Arfan (kanan) dan Kepala Divisi 6 AAJI: Hubungan Antar Lembaga, Regulator, Stakeholder Domestik dan Internasional Shadiq Akasya (kiri) berbicara tentang data kinerja industri asuransi jiwa di Jakarta (6/9)

Klaim Saat Ini

Proses pembayaran klaim saat ini bisa dikatakan telah mengalami banyak terobosan, terutama setelah menggunakan teknologi digital. Di beberapa perusahaan, klaim telah dilakukan secara digital dalam hal pengajuan, pemrosesan, dan pembayaran. Dengan teknologi ini, Anda bisa memangkas waktu yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu, sekarang bisa dalam hitungan jam, bahkan ada yang membutuhkan waktu belasan menit.

Namun, yang harus dipahami oleh pemegang polis adalah lebih baik menyiapkan dokumen yang diperlukan sebagai syarat pengajuan klaim. Pemegang polis juga diharapkan memahami dengan benar risiko yang dialaminya dan mendapatkan perlindungan asuransi berdasarkan polis yang dimilikinya. Hal ini untuk menghindari perselisihan karena klaim tidak segera diperoleh atau tidak dibayarkan.

Pembayaran yang lancar merupakan pengalaman positif bagi pemegang polis di bidang asuransi, sehingga menumbuhkan kepercayaan pada industri. Hal ini menjadi pendorong bagi industri asuransi jiwa untuk berkembang lebih baik dan lebih kuat.

Editor: maswin ([email protected] )

Sumber: Majalah Investor

Leave a Reply

Your email address will not be published.