Tekno  

Kolaborasi Indika Energy dan Foxconn Menyediakan Bus Listrik untuk Mendukung B20 dan G20 di Indonesia

SIAR.com, Jakarta — PT Indika Energy Tbk (Indika Energy) dan Hon Hai Technology Group (Foxconn), melalui anak usahanya masing-masing, membentuk perusahaan patungan yaitu PT Foxconn Indika Motor (FIM) dan disetujui melalui Kementerian Investasi/Koordinator Badan Penanaman Modal (BKPM) memberikan bantuan 5 unit bus listrik (eBus) untuk mendukung perhelatan G20 dan B20 di Indonesia.

Tujuan didirikannya perusahaan patungan ini adalah untuk menjalankan usaha pembuatan kendaraan listrik niaga dan baterai listrik, serta memberikan jasa konsultasi manajemen.

Direktur Utama Indika EnergyArsjad Rasjid dalam keterangan persnya beberapa hari lalu mengatakan, “Kami melihat potensi besar dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia untuk mengurangi emisi. Indika Energy dan Foxconn dengan senang hati mendukung ajang bergengsi B20 dan G20 di Indonesia serta mempromosikan mobilitas ramah lingkungan. di Indonesia, ini adalah awal dari ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif untuk masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan.”

Ketua dan CEO Foxconn, Young Liu juga berkata, “Acara hari ini merayakan kemitraan Foxconn dengan mitra kami Indika Energy dan pemerintah Indonesia. Hal ini menunjukkan komitmen kami dalam mendukung tujuan menuju Indonesia Emas 2045 yang lebih bersih, lebih hijau dan lebih cerdas.”

Dia melanjutkan, “Tidak satu pun dari kita, punya waktu untuk dihabiskan dalam perjalanan kita, bersama-sama, untuk mengurangi emisi dan meningkatkan elektrifikasi.”

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik IndonesiaBahlil Lahadalia dalam sambutannya mengapresiasi komitmen Foxconn dan Indika Energy untuk melakukan kerjasama investasi di industri baterai, kendaraan listrik dan pendukungnya di Indonesia.

Melalui momentum ini, Bahlil berharap Indonesia bisa menjadi produsen kendaraan listrik kelas dunia. Kolaborasi ini juga merupakan contoh kolaborasi antara pemain global dengan pemain lokal sehingga terjadi transfer teknologi dan daya saing Indonesia meningkat.

“Agar suatu proyek investasi berhasil, investor harus bekerja sama dengan pengusaha lokal di daerah tersebut sehingga dampak ekonomi dan nilai tambah dapat segera dirasakan. Kami siap mendukung penuh realisasi investasi Foxconn untuk mendukung visi pemerintah dalam mempercepat transisi hijau,” kata Bahlil.

Bus listrik berdimensi lebar 2.500mm, tinggi 3.279mm, dan panjang 11.940mm ini menggunakan baterai jenis lithium iron phosphate berkapasitas 299,5 kWh dan kapasitas total 45 orang.

PT Indika Energy Tbk. (“Indika Energy”) perusahaan investasi terdiversifikasi terkemuka di Indonesia.

Hon Hai Technology Group (“Foxconn”) yang didirikan pada tahun 1974 di Taiwan adalah produsen elektronik terbesar di dunia. Hon Hai juga merupakan penyedia solusi teknologi terkemuka, dan terus memanfaatkan keahliannya dalam perangkat lunak dan perangkat keras untuk mengintegrasikan sistem manufakturnya yang unik dengan teknologi baru. Hon Hai telah memperluas kemampuannya ke dalam pengembangan kendaraan listrik, kesehatan digital dan robotika, dan tiga teknologi utama – teknologi komunikasi generasi mendatang, AI dan semikonduktor – adalah kunci untuk mendorong strategi pertumbuhan jangka panjangnya. (Indika Energy/Rona Novrinta)

Foto: IndikaEnergy


Leave a Reply

Your email address will not be published.