Tekno  

Kunjungan FIFA ke Indonesia, Bahas Transformasi dan Fun Football dengan PSSI

Kedatangan Presiden FIFA, Gianni Infantino, ke Indonesia tak hanya bertemu dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Infantino juga bertemu dengan jajaran PSSI di kantor PSSI yang berlokasi di GBK Arena, Senayan, Jakarta pada Selasa (18/10). Dalam pertemuan tersebut, FIFA dan PSSI membahas transformasi sepakbola Indonesia.

“PSSI dan FIFA, didampingi oleh pemerintah, dan dengan dukungan kuat dari berbagai kementerian khususnya Menpora, Kementerian PUPR, serta berbagai kementerian yang siap membantu kami menyatakan siap melakukan transformasi total, ” ujarnya dalam jumpa pers di Kompas TV.

https://twitter.com/PSSI/status/1582552964526272512?s=20&t=_FuUepMG_NpNCKxqf41pwQ”>

Setelah itu, pada malam harinya FIFA dan PSSI bermain sepak bola di Stadion Madya. Hal ini dilansir melalui unggahan media sosial Twitter PSSI pada pukul 09.03 WIB, dengan informasi seperti, “Potret Presiden FIFA Gianni Infantino dan jajarannya saat bermain sepak bola dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Stadion Madya.” diunggah dengan potret tawa ceria kedua belah pihak.

https://twitter.com/VinoGBastian__/status/1582540579690668032?s=20&t=_FuUepMG_NpNCKxqf41pwQ”>

Berbagai kritikan dilontarkan oleh warganet, khususnya publik figur Vino G. Bastian melalui akun Twitternya dengan pernyataan, “Daripada main bola bareng, lebih baik main bareng di rumah korban Tragedi Kanjuruhan. lebih penting.”

https://twitter.com/kaesangp/status/1582558499933868033?s=20&t=_FuUepMG_NpNCKxqf41pwQ”>

Selain itu, putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, juga menanggapi lewat cuitannya, “Alhamdulillah semuanya tersenyum. Kami pemilik tim hanya bisa tersenyum melihat kebahagiaan ini,” tulisnya.

Hal lain juga diungkapkan pemilik klub Madura United, Achsanul Qosasi, saat dihubungi Pandit Football. Menurutnya, momen bermain sepak bola kurang tepat, dan sebaiknya diisi dengan agenda sepak bola yang produktif.


“Sayang sekali jika kehadiran FIFA tidak dimanfaatkan untuk agenda produktif sepakbola. Seharusnya kehadiran FIFA dimanfaatkan dengan kegiatan seperti Seminar Nasional Sepak Bola dengan Presiden FIFA sebagai pembicara, agenda pertemuan dengan perwakilan suporter, FGD agenda bersama Ketua Asprov PSSI se-Indonesia, dan lain-lain,” ujarnya melalui pesan singkat, Rabu (19/10).

Batal Menghadiri Ujian

Ketua PSSI Mochamad Iriawan (Iwan Bule) mengirimkan surat permohonan penundaan pemanggilan sebagai saksi terkait Tragedi Kanjuruhan oleh Polda Jatim dengan alasan ada agenda lain yang sudah dijadwalkan sejak lama.

SayaHal itu ditegaskan langsung oleh Kabag Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto. Iriawan dan Iwan mengajukan surat permohonan penundaan pemeriksaan sebagai saksi.

“Alasan penundaan itu karena ketua dan wakil presiden PSSI memiliki kegiatan lain yang sudah dijadwalkan sejak lama, sehingga tidak bisa ditunda,” kata Dirmanto.

Pada hari pemanggilan, Iwan Bule dan PSSI melakukan pertemuan dengan FIFA di kantor PSSI. Iwan Bule terlihat berfoto bersama Gianni Infantino usai pertemuan di depan awak media.

Kemudian, pada malam harinya FIFA dan PSSI menggelar pertandingan sepak bola, dan Iwan Bule turut serta dalam pertandingan tersebut.

Jadwal ujian Iwan Bule dijadwal ulang pada Kamis (20/10) atas permintaan Iwan Bule.

Leave a Reply

Your email address will not be published.