Tekno  

Laba Bersih Naik Tajam – Galva Technologies Optimis Tumbuh 33%


NERACA KEUANGAN

Jakarta – Berhasil membukukan pertumbuhan kinerja positif pada kuartal III 2022 menjadi keyakinan bagi PT Galva Technologies Tbk (GLVA) hingga akhir tahun ini masih akan mencatatkan kinerja positif atau tumbuh sebesar 33% dibandingkan penjualan tahun lalu. Proyeksi ini tidak terlepas dari keberhasilan kinerja operasional pada triwulan III 2022 yang tumbuh signifikan sebesar 55% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT Galva Technologies Tbk, Oki Widjaja dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, dengan meningkatnya perputaran modal kerja tahun ini menandakan pulihnya roda operasional perseroan, dengan total aset terangkat naik 46% di akhir tahun. September 2022 dibandingkan posisi akhir tahun 2021 .

Lebih lanjut, kata dia, pihaknya juga optimistis penjualan pada 2023 tumbuh sekitar 20-30% dibandingkan proyeksi 2022. sinergi melalui model bisnis distribusi, project-based, managed services, dan e-commerce,” katanya.

Dia menyampaikan, seiring dengan komitmen perseroan terhadap pertumbuhan penjualan, pihaknya juga optimis akan ada pertumbuhan laba bersih perseroan yang signifikan di akhir tahun ini. “Akhir tahun ini kami targetkan pertumbuhan laba bersih dua kali lipat dibandingkan tahun 2021,” ujarnya.

Untuk merealisasikan target pertumbuhan tersebut, besaran belanja modal (capex) pada tahun 2023 diperkirakan sekitar Rp 80 miliar, dimana 95% akan digunakan untuk pembelian aset sewa untuk menghasilkan pendapatan berulang pada tahun 2023 dan tahun-tahun berikutnya. Ia mengatakan, aksi GLVA melalui penambahan brand dan jaringan di segmen pasarnya terus berkembang pesat untuk 3 unit bisnisnya, baik distribusi IT, solusi bisnis, maupun solusi dokumen.

Sejak 23 Desember 2019, lahir sebagai emiten berbasis teknologi dengan memasarkan lebih dari 30 merek produk teknologi, yang dalam perkembangannya telah berkembang menjadi lebih dari 50 merek terbaik di kelasnya. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan jaringan di lebih dari 11 kota besar di Indonesia, GLVA turut serta memberikan warna tersendiri bagi kancah bisnis teknologi informasi dan komunikasi dalam negeri di Indonesia.

Pada kuartal III 2022, perseroan membukukan laba bersih Rp 51,59 miliar. Angka tersebut tumbuh sebesar 122% atau setara dengan tambahan Rp28,38 miliar jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 yang membukukan laba bersih Rp23,20 miliar. Kenaikan laba bersih emiten di bidang solusi teknologi itu sejalan dengan perolehan penjualan bersih perseroan yang mencapai Rp1,73 triliun, lebih baik dibandingkan September 2021 sebesar Rp1,12 triliun.

Selain itu, aset perseroan juga tumbuh 46% menjadi Rp904,14 miliar dibandingkan per 31 Desember 2021 sebesar Rp619,39 miliar. Pertumbuhan kinerja penjualan dipengaruhi oleh luasnya prospek unit bisnis distribusi IT dalam mengembangkan model bisnis e-commerce untuk sektor pemerintah yang didorong melalui Kampanye Penggunaan Produk Dalam Negeri dan mendorong industri dalam negeri melalui Program Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). .

Leave a Reply

Your email address will not be published.