Tekno  

Menhub Dorong Kerjasama Pemerintah-PT-Industri Cetak SDM Unggul di Bidang Transportasi

Minggu, 9 Oktober 2022 | 20:14 WIB

| Penulis:

Editor : Beruntung S

Jakarta, InfoPublik – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, mendorong kolaborasi antara Pemerintah, perguruan tinggi, dan industri, dalam upaya menghasilkan banyak sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Indonesia.

“Kita harus menyiapkan SDM yang berkualitas agar Indonesia bisa membuat lompatan kemajuan dan mengejar ketertinggalan dari negara lain,” kata Menhub saat memberikan kuliah umum di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan, Tangerang, Banten, Minggu ( 9/10/2022).

Ia mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diperbaiki dalam membangun SDM unggul di Indonesia. Berdasarkan data Global Talent Competitiveness Index (GTCI) 2021, Indonesia berada di peringkat 80 dari 134 negara. Salah satu faktor penyebab rendahnya daya saing sumber daya manusia Indonesia adalah ketidaksesuaian antara keterampilan dari pendidikan dan kebutuhan industri.

“Skill saja tidak cukup, harus diikuti dengan link and match atau kesesuaian dengan kebutuhan industri, agar penyerapan SDM optimal,” kata Menhub.

Misalnya saat ini pasar sudah memasuki industri 4.0, maka dalam sistem belajar mengajar pasti ada pelajaran yang membahas tentang digitalisasi, internet hal, e-niaga, Dan seterusnya. Selain itu, Menhub juga menekankan pentingnya penajaman keterampilan lunak seperti berpikir kritis, kreativitas, keterampilan koordinasi, pengendalian emosi, negosiasi, dan sebagainya.

Kementerian Perhubungan telah melakukan sejumlah kerja sama dengan perguruan tinggi dan industri, untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul di bidang transportasi. Salah satunya bekerjasama dengan perguruan tinggi negeri dalam dan luar negeri, untuk menyelenggarakan program pendidikan derajat ganda.

Universitas yang dimaksud antara lain Universitas Indonesia (Ul) dan University of Leeds Inggris untuk Program Mode Transportasi Jalan, Universitas Gajah Mada dan University of Leeds Inggris untuk Program Mode Kereta Api, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Rotterdam Universitas ilmu terapan. (RUAS) Belanda untuk Program Moda Transportasi Laut, dan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan French Ecole Nationale de L’aviation Civile (ENAC) untuk Program Moda Transportasi Udara.

Selain itu, sejumlah kerjasama dengan universitas asing juga telah dilakukan, antara lain dengan University of Tasmania Australia dan Monash University, dengan program menyelenggarakan program pelatihan Training of Trainer (ToT) untuk meningkatkan kualitas guru dengan International Maritime. Organisasi (IMO) standar, beasiswa, dan pengembangan konsep dan realisasi Transit Oriented Development (TOD) di Indonesia.

Kemudian kerjasama juga dilakukan secara langsung dengan industri yaitu antara Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) dengan International Air Transport Association (IATA) melalui program pendidikan dan pelatihan di bidang transportasi udara.

“Kami juga bekerja sama dengan sejumlah operator transportasi nasional seperti PT MRT Jakarta, PT LRT Jakarta, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Perum Damri, dan PT Railink Jakarta untuk pelaksanaan program pelatihan, pertukaran tenaga ahli, serta pendayagunaan lulusan sekolah di bawah Badan Lingkungan Hidup, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan,” tambah Menhub.


Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mengutip sumbernya InfoPublik.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.