Tekno  

Parijoto dan Alkesa, 2 Buah Eksotis dan Unik dari Jawa Tengah

Solo

Buah eksotis dan unik dapat ditemukan di beberapa daerah di Indonesia. Dari Jawa Tengah ada parijoto khas dari Kudus dan alkesa khas dari Blora. Begini tampilan dan rasanya.

Beberapa buah khas Jawa Tengah yang jarang ditemukan di daerah lain, seperti parijoto, alkesa, dan carica. Setiap buah memiliki rasa yang unik dan istimewa.

Carica, misalnya, populer diolah sebagai manisan. Produk kuliner Dieng juga sudah banyak tersebar ke daerah lain.

Lalu ada parijoto dan alkesa yang tidak banyak orang tahu. Bagaimana tampilan dan rasanya?

Parijoto dari Kudus

Buah Parijoto khas Gunung Muria, Rabu (28/2/2018).Buah Parijoto khas Gunung Muria, Rabu (28/2/2018). Foto: Akrom Hazami/detikcom

Buah Jawa Tengah pertama ini mudah ditemukan di kawasan makam Sunan Muria di Kabupaten Kudus. Dilansir detikNews, buah parijoto berwarna ungu kemerahan ini biasa dibeli peziarah ke makam Sunan Muria untuk oleh-oleh.

Buah Jawa Tengah ini berbentuk bulat kecil, memiliki rasa manis asam, dan renyah saat dikunyah. Parijoto ini tumbuh bergerombol. Setiap satu cluster berisi sekitar 20-30 biji.

“Mitos buah ini warisan dari Sunan Muria. Jika dikonsumsi ibu hamil muda, anak akan tampan jika laki-laki. Kalau perempuan, cantik,” kata Parsih. salah satu pedagang buah. parijoto di kompleks makam Sunan Muria Kudus, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kaya Nutrisi, Inilah Manfaat Buah Parijoto Untuk Ibu Hamil

Antioksidan dalam buah parijoto

Buah Parijoto khas Gunung Muria, Rabu (28/2/2018).Buah parijoto khas Gunung Muria mengandung antioksidan yang tinggi. Rabu (28/2/2018). Foto: Akrom Hazami/detikcom

Menurut jurnal Ultrasonic Assisted Parijoto (Medinilla spesioca blume) Ekstraksi Buah Pada Berbagai Suhu, Waktu, dan Konsentrasi Pelarut Etanol (Jurnal Teknologi Pertanian Vol 21 No 1, 2020), parijoto (Medinilla speciosa Blume) merupakan salah satu tanaman khas. yang banyak ditemukan di wilayah tersebut. Colo, Kudus, Jawa Tengah.

Dalam jurnal Bambang Kunarto dari Departemen Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang, dan Elly Yunarti disebutkan bahwa tanaman parijoto tumbuh di lereng gunung dan hutan, tetapi sekarang telah dibudidayakan sebagai tanaman bergizi. tanaman hias.

Pada penelitian sebelumnya disebutkan bahwa ekstrak buah parijoto mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang sangat aktif sebagai antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang mencegah dan memperbaiki kerusakan sel dalam tubuh, terutama yang disebabkan oleh paparan radikal bebas.

Baca juga: Buah Parijoto Diolah Menjadi Teh yang Kaya Khasiat Kesehatan

Tonton video”Apem Kolak, Makanan Khas Pura Mangkunegaran
[Gambas:Video 20detik]

Leave a Reply

Your email address will not be published.