Tekno  

Pelatih Timnas Qatar Felix Sanchez tidak memiliki target di Piala Dunia – ANTARA News Mataram

Al Khor, Qatar (ANTARA) – Pelatih timnas Qatar, Felix Sanchez, mengungkapkan dirinya tidak pernah memasang target lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. Qatar yang menjadi tim utama tak akan lolos dari fase grup. performa terbaik dan memberikan perlawanan sekuat mungkin di setiap pertandingan yang dimainkan di Grup A.

tar menjadi tim tuan rumah Piala Dunia pertama yang menyelesaikan babak penyisihan grup tanpa meraih satu poin pun setelah kalah 0-2 melawan Belanda pada pertandingan terakhir mereka di Stadion Al Bayt, Al Khor, Selasa.

“Lolos ke 16 besar atau muluk-muluk ke perempat final tidak pernah menjadi target kami. Kami cukup realistis dan sadar diri, target kami hanya bisa tampil memberikan persaingan,” ujar Sanchez dalam jumpa pers usai pertandingan. cocok.

Piala Dunia 2022 memang menjadi kali pertama Qatar tampil di babak final turnamen, dan karena berstatus tuan rumah mereka terpaksa mencari partisipasi di berbagai kompetisi untuk mengukur kemampuannya sementara tim lain berebut tiket dari fase kualifikasi.

Kendati demikian, Qatar sebenarnya memiliki modal yang relatif positif untuk menyongsong Piala Dunia 2022, seperti menjuarai Piala Asia 2019 dan mencapai semifinal Piala Emas 2021. dunia ini,” kata Sanchez.

Sanchez menilai Qatar bermain cukup baik melawan Senegal dan Belanda, namun performa Azmoen Ali dkk jauh di bawah standar pada laga pembuka melawan Ekuador. Terkait statusnya sebagai pelatih Qatar yang gagal meraih satu poin pun di Piala Dunia, Sanchez enggan berspekulasi namun percaya bahwa perkembangan sepakbola negaranya tidak bergantung pada tangannya sendiri atau individu tertentu.

Baca juga: Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2022: Inggris vs Wales 3-0
Baca juga: Pesepakbola Cody Gakpo Bakal Semakin Diburu

“Tentang masa depan saya, saya tidak tahu. Saya rasa ini bukan satu-satunya pertandingan yang akan menentukan itu,” katanya. “Salah satu hak positif timnas Qatar adalah kami memiliki rencana jangka panjang yang tidak bergantung pada saya atau individu tertentu. Jadi saya akan istirahat, karena masih ada turnamen berikutnya yang harus dipersiapkan,” sambungnya. .

Sejak diumumkan memenangkan tawaran menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 pada 2010, Qatar sudah delapan kali berganti pelatih. Sanchez adalah satu-satunya yang berhasil dalam jangka panjang sejak 2017. “Kami cukup realistis di mana kami berada, Anda dapat menggunakan statistik sesuka Anda, tetapi setelah kami melakukan analisis pada saat itu, itu menjadi penting.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.