Tekno  

Pernyataan Lengkap Erick Thohir Terkait Pertemuannya dengan Presiden FIFA Gianni Infantino

Bagaimana bisa tidak menyebut PSSI sama sekali Pak Presiden di tim transformasi sepakbola? Apa yang terjadi?

Jika pembahasannya jelas. Ketika saya berdiskusi dengan FIFA, saya menelepon Menteri Pemuda dan Olahraga, saya menelepon Ketua PSSI, bahkan Pak Mahfud saya juga menelepon karena yang terpenting adalah pemerintah harus hadir untuk menyelesaikan masalah yang terjadi, tetapi tidak bertentangan dengan aturan FIFA, undang-undang dan turunannya.

Bukan berarti FIFA bungkam atas kejadian tersebut. Sebenarnya, jika melihat suratnya kemarin, ditunjukkan oleh Presiden bahwa jelas FIFA memberikan alternatif selain menjatuhkan sanksi.

Jadi FIFA tidak memberikan sanksi, dimana ada 5 poin yang harus digarap bersama, dimana FIFA dan pemerintah ada kata-kata utama yang jelas.

Lalu ada AFC dan PSSI yang akan membentuk apa yang disebut transformasi sepakbola Indonesia, dimana FIFA juga akan berkantor di Indonesia selama masa transformasi itu, dan ada 5 poin yang disampaikan FIFA

Satu, akan diaudit ulang dan pemerintah pasti akan sepakat di mana mencari lapangan sepak bola atau stadion sepak bola yang sudah layak pakai, mana yang tidak. Tentunya yang tidak layak, tidak bisa digunakan atau harus direnovasi.

Makanya Pak Presiden at penyataan kemarin sudah jelas bahwa Presiden akan memastikan bahwa stadion yang perlu direnovasi akan diperbaiki, dalam satu konteks tidak boleh mencampuradukkan kedatangan pemain dan kedatangan penonton. Itu harus dijaga.

Harus dilindungi, karena kita tahu pemain harus dilindungi, penonton juga harus dilindungi.

Lalu, ada juga poin bagaimana FIFA dan pemerintah Indonesia haruspelatihan semua perangkat hukum untuk mematuhi aturan yang telah disepakati oleh dunia dalam menjaga atau membantu pertandingan sepak bola, baik selama (lari) maupun setelah (berakhir).

Itu juga menulis bagaimana para penggemar harus menjadi bagian dari transformasi ini. Kalau suporter kita tidak mau, tentu tidak bisa saling menyalahkan, tidak ada kesepakatan yang komprehensif, bagaimana sepakbola Indonesia bisa lebih baik?

Kita juga tidak boleh membiarkan tawuran antar suporter yang melibatkan anak-anak Indonesia, masa depan Indonesia, yang akhirnya kalah di lapangan. Dan, ini sudah terjadi berkali-kali.

Sekarang,, makanya FIFA menempatkan suporter harus menjadi bagian dari transformasi sepakbola Indonesia. Kalau Inggris bisa, kenapa Indonesia tidak? Inggris dulu juga mengerikan, dan Inggris diberi larangan lima tahun, kamu tahu.

Jika itu terjadi di Indonesia, saya kira sepak bola Indonesia akan runtuh dalam lima atau sepuluh tahun. Nah ini yang kita jaga kenapa semua pemangku kepentingan keduanya harus bersedia untuk berubah. Itu baru poin nomor tiga, bahwa fans harus masuk database, harus terlibat, harus ini. Klub dan pemiliknya juga harus dilibatkan.

Poin keempat, ini lebih menarik. Mungkin dunia pertelevisian akan meneriakkan bahwa pertandingan tidak diperbolehkan lagi setelah pukul lima. Karena, di situlah FIFA melihat, mengapa? Transportasi umum. Jika tidak ada angkutan umum pada malam hari, tidak akan memudahkan pendukung untuk pulang, dan bisa terjadi kerumunan sehingga bisa terjadi perkelahian.

Lalu, kalau waktunya tidak sinkron dengan sebelumnya, apakah TNI/Polri? Jadi, kami tidak tahu jadwalnya, kami baru akan diberitahu minggu depan, tidak mungkin. Karena ini yang ada di poin nomor dua, pasti ada bagiannya.

Dan, tim transformasi yang akan dibentuk nantinya akan dibicarakan dengan Presiden FIFA dan Presiden Jokowi saat Presiden FIFA akan hadir di Indonesia pada 18 Oktober mendatang. Selain Presiden FIFA akan hadir di G20, namun, 18 Oktober ini yang terpenting, akan ada kesepakatan antara FIFA dan pemerintah.

Akan langsung datang ke sini, ya. Ini sesuatu yang luar biasa, tidak mudah membawa Presiden FIFA ke suatu negara. Ya, tentu saja ini sebabnya saya mengatakan kami telah dipukul seperti ini dua kali. Jangan sampai ketiga kalinya. Karena sulit di mata dunia, jika kita melakukan hal seperti ini lagi.

Inggris dilarang selama 5 tahun, Italia juga dipukul beberapa kali karena fans? Kami tidak menyalahkan fans, jadi fans harus menjadi bagian dari transformasi. Itu jelas dalam Surat FIFA.

Leave a Reply

Your email address will not be published.