Tekno  

Pernyataan Lengkap STY Siap Mundur dari Pelatih Timnas Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia

Setelah 11 hari Tragedi Kanjuruhan lulus, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong akhirnya angkat suara atas dinamika yang terjadi, terutama terkait tuntutan masyarakat agar Ketua Umum PSSI berhenti.

Dalam unggahan Instagram pada Rabu (12/10) sore, Shin membuka pernyataannya dengan belasungkawa. Shin menyatakan bahwa dia berada di pihak para korban dan mendukung perubahan dalam sepakbola Indonesia agar tidak ada korban lain.

Namun, Shin memandang Iriawan adalah sosok yang sangat berdedikasi untuk memajukan sepak bola Indonesia.

Hal itu dirasakan pelatih asal Korsel itu setelah bekerja sama selama lebih dari dua tahun atau sejak 2020.

Jika nanti Iriawan mengundurkan diri karena tekanan publik atas Tragedi Kanjuruhan, Shin juga akan terpaksa mengundurkan diri.

Dia berpikir bahwa jika pemimpin mengundurkan diri karena suatu alasan, Shin sebagai mitra akan berpartisipasi dalam keputusan pemimpin.

[Gambas:Video CNN]

Berikut pernyataan lengkap Shin tentang dinamika sepak bola Indonesia yang terjadi pasca Tragedi Kanjuruhan yang merenggut ratusan nyawa.

“Pertama-tama, saya ingin menyampaikan belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan, Malang. Saya juga seorang suami dari seorang istri dan ayah dari dua anak. Saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarganya.

Saya ingin memberikan harapan kepada seluruh rakyat Indonesia yang terluka oleh tragedi ini meskipun dukungan saya tidak bisa menjadi kekuatan besar bagi keluarga para korban. Cara saya memberi harapan adalah untuk menghasilkan hasil yang baik dengan bermain baik di sepakbola yang disukai orang.

Seseorang yang sangat mencintai sepak bola Indonesia dengan ikhlas dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola bisa berkembang adalah Ketua Umum PSSI. Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya juga harus mengundurkan diri. Karena menurut saya jika ada kesalahan dari rekan kerja yang bekerja sama sebagai satu tim, maka saya juga memiliki kesalahan yang sama. Kami 1 tim.

Sepak bola tidak bisa sukses jika hanya kinerja 11 pemain inti yang bagus, bukan hanya staf pelatih yang bagus, kita bisa mencapainya
sukses ketika semuanya menjadi satu tim mulai dari pemain inti, pemain cadangan, staf pelatih, ofisial, seluruh pegawai federasi termasuk Ketua Umum.

Itulah filosofi sepakbola saya. Sepak bola adalah salah satu olahraga yang tidak bisa dimenangkan hanya dengan satu orang yang pandai dalam pekerjaannya.

Saya dan masyarakat Indonesia bisa bersama-sama mengembangkan sepak bola Indonesia setelah saya datang ke Indonesia pada tahun 2020. Ini adalah prestasi atau hasil yang dibuat oleh para pemain, fans dan Ketua Umum PSSI yang memilih saya.

Sangat disayangkan bahwa semua tanggung jawab telah dialihkan ke Ketua Umum. Ia telah mengembangkan sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Tentunya juga bisa menangani situasi ini dengan baik. Saya juga akan berusaha lebih keras untuk membuat sepak bola Indonesia lebih maju.

Sebagai penutup, saya ingin mengatakan sekali lagi bahwa saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban, keluarga mereka dan seluruh rakyat Indonesia.”

(abs/rhr)


Leave a Reply

Your email address will not be published.