Tekno  

Resmi Ditutup Pj Bupati Morotai, Tim Tuan Rumah Juara SPTI Cup II

TIMESINDONESIA, MOROTAI – Pj Bupati Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali secara resmi menutup Turnamen Terbuka Serikat Pekerja Transportasi Dua Indonesia (SPTI Cup II) 2022, Rabu (19/10/2022). Tim tuan rumah, Darpant FC, memenangkan turnamen ini setelah mengalahkan Kira Matabu FC.

Pada laga final SPTI Cup II, Darpant FC bertemu dengan tim tamu dari Kabupaten Halmahera Utara, Kira Matabu FC. Laga ini berlangsung di Stadion Merah Putih, Kabupaten Pulau Morotai.

Kira-Matubu-FC-and-Darpant-FC.jpgPerlengkapan pertandingan dengan pemain Kira Matabu FC dan Darpant FC akan segera memasuki lapangan permainan. (FOTO: Abdul H Husain/TIMES Indonesia).

Pada laga final melawan Darpant FC, Kira Matabu FC berakhir imbang 1-1 dan digelar adu penalti. Darpan FC menang 5-4 dalam adu penalti, sehingga Laskar Kalah Kaco berhasil keluar sebagai Juara Umum SPTI Cup II 2022.

Pj Bupati Morotai mengatakan bahwa daerah ini selalu memiliki tradisi dan minat yang baik terhadap sepak bola. Fakta inilah yang menjadi aset dan modal sosial dalam rangka menjalin silaturrahmi, persaudaraan, dan sportivitas.

Suasana-penonton-di-Stadion-Merah-Putih-Pulau Morotai.jpgSuasana penonton di Stadion Merah Putih Pulau Morotai usai pertandingan yang dimenangkan Darpant FC. (FOTO: Abdul H Husain/TIMES Indonesia)

“Dalam konteks hari ini, kami juga berterima kasih kepada rekan-rekan Buruh khususnya Serikat Pekerja Transportasi Indonesia yang menyelenggarakan SPTI CUP II 2022 di Kabupaten Pulau Morotai. Kami juga berterima kasih kepada panitia, petugas pertandingan, keamanan dan semua yang terlibat dalam acara tersebut. ” acara,” jelas Pj Bupati.

Umar Ali mengatakan, sepak bola adalah olahraga yang paling disukai tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Sepak bola juga telah menjadi industri yang menggerakkan perekonomian. Sepak bola juga menjadi daya tarik wisata olahraga yang mendongkrak kunjungan wisatawan.

“Oleh karena itu, Pemkab Morotai terus konsisten menggalakkan olahraga ini sehingga menjadi event tahunan dan berjenjang. Perlu dicatat tahun ini kita akan kembali gelar Bupati Cup III, tapi kita akan koordinasikan dulu pelaksanaannya dengan pihak terkait. Terutama dengan pihak-pihak yang terkait. Pengamanan, terkait izin operasional,” jelasnya.

Belajar dari tragedi Kanjuruhan, lanjut Umar Ali, pihaknya akan lebih meningkatkan profesionalisme penyelenggara dan pengawasan aturan main agar Bupati Piala III benar-benar berjalan di atas ketentuan federasi sepakbola.

“Setiap event yang kita lewati, memberikan pengalaman dan pelajaran tersendiri. Semakin sering event tersebut diadakan, semakin banyak pula pelajaran yang didapat. Dengan demikian, semua orang yang terlibat dalam turnamen, dari pemain hingga penonton menjadi lebih terdidik dan berpengalaman,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Umar Ali mengucapkan selamat kepada para pemenang, top skorer dan pemain terbaik.

“Terus asah kemampuanmu dan tingkatkan sportivitasmu. Semoga ke depannya lebih baik dan berprestasi,” kata Umar Ali.

Di tempat yang sama, Ketua Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Pulau Morotai, Fahri Hairuddin mengatakan, pertandingan sepak bola bisa berjalan dengan baik, jika suporter, panitia, dan penyelenggara semuanya sportif.

“Untuk itu, baik pemain kedua tim, suporter, panitia, maupun ofisial pertandingan, mari sama-sama menjunjung tinggi sportivitas agar pertandingan berlangsung menarik sehingga seru untuk ditonton,” ujar Ketua Askab PSSI) Kabupaten Pulau Morotai.

**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.