Tekno  

Shin Tae-yong Buka Suara Soal Tragedi Kanjuruhan-Tuntutan Mundur dari PSSI

ARAH – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong angkat bicara terkait tragedi Kanjuruhan dan tuntutan pengunduran diri Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Enam tersangka telah ditetapkan sebagai akibat dari Tragedi Kanjuruhan. Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita, dan Panpel Arema FC, Abdul Haris, menjadi dua di antaranya.

Desakan pengunduran diri Mochamad Iriawan atau Iwan Bule pun mengemuka, hingga muncul petisi yang mendesaknya untuk segera meninggalkan jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Baca juga: Piala AFF U-19: Berakhir Seri, Shin Tae-yong Minta Penonton Jangan Bakar Suar

Shin Tae-yong juga membuka suaranya, pertama ia menyampaikan belasungkawa untuk para korban tragedi Kanjuruhan. Belakangan, dia mengungkapkan akan mengundurkan diri jika Iwan Bule mengundurkan diri.

“Pertama-tama saya ingin menyampaikan belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan, Malang. Saya juga seorang suami dari seorang istri dan ayah dari 2 anak. Saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarganya,” kata Shin Tae -yong dalam unggahannya di Instagram, dilihat oleh Directions Kamis 13 Oktober 2022.

“Seseorang yang sangat mencintai sepak bola Indonesia dengan hati yang tulus dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola dapat berkembang adalah Ketua Umum PSSI. Karena menurut saya jika ada kesalahan dari rekan-rekan yang bekerja sama sebagai satu tim, maka saya juga memiliki hal yang sama. kesalahan,” lanjutnya.

Baca Juga: Piala AFF U-19, Shin Tae-yong Targetkan Timnas Indonesia Menang

“Kita 1 tim. Sepak bola tidak bisa sukses kalau hanya performa 11 pemain inti saja yang bagus, tidak hanya staf pelatih yang bagus, kesuksesan bisa kita raih ketika semuanya menjadi satu tim mulai dari pemain inti, pemain pengganti, staf pelatih. , pejabat, seluruh pegawai federasi termasuk Ketua Umum,” tulisnya.

“Itulah filosofi sepak bola saya. Sepak bola adalah olahraga yang tidak bisa dimenangkan hanya dengan satu orang yang pandai dalam pekerjaannya. Saya dan masyarakat Indonesia dapat bersama-sama mengembangkan sepak bola Indonesia setelah saya datang ke Indonesia pada tahun 2020. Ini sebuah prestasi. atau hasil yang bagus yang dibuat oleh para pemain, fans, dan Ketua Umum PSSI yang memilih saya,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.