Tekno  

Soal Aksi Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Bukti Penyelenggaraan Sepakbola Kisruh

TRIBUNPALU.COM – Tragedi Kanjuruhan masih menjadi perbincangan hangat hingga saat ini.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah pelemparan tanggung jawab sejumlah pihak dalam Tragedi Kanjuruhan di Malang.

Tindakan pelemparan tanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan disampaikan Menko Polhukam yang juga Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta Independen (TGIPF) Mahfud MD.

Saling lempar tanggung jawab terjadi antara PSSI, PT LIB, panitia pelaksana (Panpel), lembaga penyiaran, hingga aparat keamanan yang mengungsi di bawah aturan masing-masing.

Aksi pelemparan tanggung jawab itu membuktikan bahwa penyelenggaraan Liga Sepak Bola Nasional agak semrawut.

“Namun adanya saling hindaran tanggung jawab operasional lapangan antara federasi, pengelola liga, panitia penyelenggara, keamanan, dan penyelenggara siaran, menjadi bukti bahwa penyelenggaraan Liga Sepak Bola Nasional agak semrawut,” kata Mahfud dalam akun Instagramnya @ mohmahfudmd, Rabu (12/2/2020). 10/2022).

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD (Serah/Tribune Manado)

Tindakan melempar tanggung jawab, kata Mahfud, sangat berbahaya bagi sepak bola Indonesia karena yang dipertaruhkan adalah nyawa manusia.

“Ini berbahaya bagi dunia sepakbola kita. Nyawa manusia dipertaruhkan karena tidak ada jaminan keselamatan maksimal,” katanya.

Hal itu, kata Mahfud, menjadi salah satu perhatian TGIPF untuk menemukan akar penyebab Tragedi Kanjuruhan.

TGIPF akan membuat rekomendasi berdasarkan hasil investigasi lapangan.

“Kami juga sudah mendiskusikan dan cross check temuan dengan Komnas HAM. Ada kemungkinan Komnas HAM merekomendasikan sesuatu yang unik sesuai dengan kewenangannya. Apa itu? Nanti biar Komnas HAM yang mengumumkan,” pungkasnya.

Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).
Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). (Tribunnews.com/SURYA/PURWANTO)

Akan dilaporkan ke Presiden

Sebelumnya, TGIPF hampir menyelesaikan hasil penyidikan Tragedi Kanjuruhan Malang. Mahfud MD mengatakan pihaknya akan melaporkan hasil pemeriksaan tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (14/10/2022) lusa.

“Kami dari TGIPF siap menyampaikan laporan pada Jumat lusa. Sekarang semua materi milik TGIPF dan apa namanya, disusun secara sistematis dan menajamkan rekomendasi,” kata Mahfud di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/10/2022).

Leave a Reply

Your email address will not be published.