Tekno  

Startup Identitas Digital Privy Raih Pendanaan Rp 746 Miliar dari ventura yang berbasis di AS

Bisnis.comJAKARTA – Privy, startup penyedia E-KYC, mendapatkan pendanaan seri C sebesar US$48 juta atau Rp746 miliar (kurs Rp15.561), dimana mayoritas pendanaan tersebut berasal dari perusahaan investasi global asal Amerika Serikat, Kohlberg Kravis Roberts (KKR) ).

KKR bergabung dengan investor lama yaitu MDI Ventures, GGV Capital & Telkomsel Mitra Inovasi, dan investor baru Singtel Innov8.

CEO dan Founder Privy Marshall Pribadi mengatakan, investasi tersebut akan memperkuat posisi Privy sebagai perusahaan startup penyedia tanda tangan dan identitas digital di tanah air.

Selain itu, pendanaan ini mendukung pengembangan produk perusahaan agar bisnis dan masyarakat dapat mengakses layanan dengan aman sekaligus mempercepat transformasi digital yang lebih luas.

“Partisipasi mereka dalam pendanaan terbaru ini dan dukungan berkelanjutan dari investor yang ada, merupakan bukti kemajuan yang telah kami capai selama ini,” ujar Marshall dalam siaran pers, Senin (14/11/2022).

Dia mengatakan keahlian dan pengalaman global KKR, dikombinasikan dengan dukungan dari investor Privy yang ada, akan menempatkan perusahaan pada posisi yang tepat untuk berinovasi lebih jauh.

“Serta membangun fondasi yang kuat untuk ekspansi ke luar negeri,” kata Marshall.

Sementara itu, Partner and Head of Growth Equity Asia Pacific KKR Mukul Chawla mengatakan Privy telah memposisikan diri sebagai pionir platform kepercayaan digital di Indonesia.

Privy telah membangun platform terdepan di industri yang menggabungkan fitur terbaik, desain ramah pengguna, dan infrastruktur aman yang memenuhi persyaratan peraturan yang ada.

KKR ingin memanfaatkan jaringan global dan keahlian operasional KKR untuk membawa Privy ke tingkat pertumbuhan berikutnya dan memperluas kepercayaan digital bagi individu dan perusahaan di seluruh Indonesia.

“Kami sangat antusias dengan potensi dan peluang pertumbuhan perusahaan untuk memajukan transformasi dan kemakmuran digital Indonesia,” kata Chawla.

Saat ini, Privy adalah pemimpin pasar identitas digital dengan lebih dari 30 juta pengguna terverifikasi dan 1.800 perusahaan yang menggunakan tanda tangan digital, verifikasi digital, dan produk perangkat lunak berlangganan sebagai layanan, dan memproses lebih dari 40 juta tanda tangan digital per tahun.

Berbagai investasi KKR merupakan bagian dari strateginya untuk mengembangkan teknologi generasi mendatang di Asia.


Cek berita dan artikel lainnya di berita Google

Tonton Video Unggulan Di Bawah Ini:


Konten Premium

Leave a Reply

Your email address will not be published.