Tekno  

Timnas TC Indonesia U20 di Turki, Hokky Caraka Berharap Perkuat Garuda Asia

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Striker PSS Sleman Hokky Caraka Bintang Cemerlang berharap bisa masuk skuad Timnas U-20 Indonesia yang akan tampil di Piala Asia U20 tahun depan.

Tak ketinggalan pemuda asal Kabupaten Gunungkidul, DIY ini meminta doa kepada para pendukung setia PSS Sleman agar pemusatan latihan yang diikutinya berjalan lancar.

Baca juga: ISI Yogyakarta dan Forum Prodi Desain Produk Indonesia Gelar Rakernas Sebagai Bentuk Komitmen Bersama

“Untuk seluruh suporter PSS saya mohon doa dan dukungannya agar diberikan kelancaran selama pemusatan latihan dan semoga bisa terpilih kembali untuk membela timnas di Piala Asia U20 2023 nanti,” ujar Hokky. Caraka tempo hari.

Garuda Asia kini telah tiba di Turki untuk melakukan training camp (TC). Mereka berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta Sabtu (15/10/2022) malam.

Hokky Caraka adalah satu dari 34 nama yang dibawa pelatih Indonesia Shin Tae-yong ke Turki.

“Alhamdulillah saya kembali dipanggil Timnas U20 untuk mengikuti pemusatan latihan di Turki dan Spanyol. Semoga bisa menambah ilmu di kedua negara ini,” ujar Hokky.

Bagi Hokky, berlatih di Eropa bukanlah hal baru. Ia cukup akrab dengan iklim Eropa sejak bergabung dengan Garuda Select. Sehingga adaptasi cuaca tidak lagi menjadi tantangan bagi pemain kelahiran 21 Agustus 2004 itu.

“Di Turki, saya kira cuacanya akan sama dengan di Indonesia, jadi tidak perlu terlalu banyak beradaptasi. Di Spanyol, saya kebetulan pernah ke sana saat Garuda Select dan saya rasa tidak akan menjadi masalah. pun,” katanya.

Pahlawan Perang Indonesia Shin Tae-yong

Sejak timnas Indonesia ditangani oleh Shin Tae-yong, Hokky menyebut sosok pelatih asal Korea Selatan itu merupakan pahlawan perang bagi tim Garuda.

“Pelatih Shin adalah pahlawan, pahlawan perang. Dia telah berlatih untuk Indonesia selama dua tahun dan mampu membuat kami lolos ke Piala Asia dalam dua kelompok usia, yaitu senior dan U-20. Bagaimana jika kami (berlatih) lima atau 10 tahun, (mungkin) kita bisa ikut. Ini Piala Dunia,” katanya.

Di mata Hokky, STY adalah pelatih yang memiliki banyak energi positif. Di tangannya perkembangan timnas Indonesia sangat baik. Perbaikan yang dilakukan oleh STY tidak tanggung-tanggung.

“Dia tidak lelah lagi. Teknik sepakbola Indonesia juga ditingkatkan, visi dan misi telah ditingkatkan, mentalitas kami telah ditingkatkan. [kemarin] itu pasti tidak bisa menang,” katanya.

Baca juga: Sebanyak 1.000 Santri Berkumpul Memperingati Hari Santri Nasional di Kota Magelang

Di mata Hokky, STY adalah pelatih yang memiliki banyak energi. Pelatih yang pernah menangani timnas Korea Selatan itu tak lelah memperbaiki permainan timnas Indonesia.

“Dia sudah tidak lelah lagi. Teknik sepakbola Indonesia juga telah diperbaiki, visi misi telah ditingkatkan, mentalitas kami telah ditingkatkan. [kemarin] itu pasti tidak bisa menang,” katanya.

Di sisi lain, Hokky melihat kondisi emosi STY sering berubah saat berada di dalam maupun di luar lapangan.

“Kalau lagi mood bagus, kadang lucu. Kalau lagi nggak mood, kadang galak. Karena kalau lagi di match, mau fokus, tapi enggak mau. para pemain menjadi terlalu fokus. Tapi di luar lapangan, kamu lucu,” katanya. (tsf)

Leave a Reply

Your email address will not be published.