Tekno  

Tol Touchless Bakal Pakai Aplikasi CANTAS di Smartphone, Begini Cara Kerjanya

ILUSTRASI. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR berencana menerapkan sistem transaksi tol contactless dan nonstop atau Multi Lane Free Flow (MLFF).

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. -proyek pembangunan tol nonstop berbasis Aliran Bebas Multi Jalur (MLFF) akan segera hadir di Indonesia. Layanan ini akan menjadi teknologi pertama yang menerapkan sistem pembayaran tol contactless cashless atau pembayaran tol nonstop berbasis aplikasi untuk semua jenis kendaraan.

Sistem MLFF akan menggunakan teknologi digital Global Navigation Satellite System (GNSS) yang memungkinkan perjalanan pengguna jalan tol dapat diketahui melalui GPS di ponsel pintar.

Baca juga: Roatex Investasi Rp 4,4 Triliun Untuk Proyek Tol Tanpa Kontak Berbasis MLFF

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan untuk pertama kalinya teknologi MLFF hadir di Indonesia sebagai teknologi yang menerapkan sistem pembayaran tol contactless cashless yang terintegrasi dengan teknologi digital.

“Teknologi ini akan menjadi teknologi pertama yang mengakomodasi teknologi Global Navigation Satellite System untuk digunakan pada kendaraan pribadi,” kata Danang dalam keterangan resminya, Selasa (11/10).

Danang mengatakan, aplikasi yang akan digunakan dalam penerapan teknologi MLFF ini adalah CANTAS, dimana nantinya setelah teknologi MLFF mulai diterapkan, pengguna jalan tol harus mendownloadnya di smartphone masing-masing untuk kemudian melakukan registrasi kendaraan beserta data diri dan membuat opsi pembayaran pada aplikasi.

Project Manager PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) Emil Iskandar, cara kerja MLFF nanti setiap pengguna tol yang masuk wajib mengaktifkan Electronic On-Board Unit atau yang dikenal dengan E-OBU. Setelah E-OBU aktif, GPS akan menentukan posisi pengguna berdasarkan satelit yang kemudian akan terjadi proses pencocokan peta di tengah sistem.

Baca juga: BPJT Pastikan Uji Coba Pembayaran Tol MLFF Bertahap Pada Desember 2022

“Jadi saat keluar rumah, pengguna jalan tol bisa langsung mengaktifkan aplikasi CANTAS, tidak perlu di depan gerbang tol,” jelasnya.

Menurut Emil, teknologi GNSS menghilangkan penghalang di pintu tol dan memastikan semua pergerakan di jalan tol terdeteksi. Pengguna wajib memastikan saldo tersedia di aplikasi sebelum memasuki gerbang tol.

Nantinya aplikasi akan mengirimkan notifikasi jika ada pengguna yang masuk, namun saldo tidak mencukupi, lanjut Emil.

Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Korlantas Polri sehingga jika ada pengguna yang login namun tidak memiliki aplikasi, Korlantas akan mengirimkan peringatan. Meskipun penghalang sudah tidak ada lagi, tetapi tetap dalam pengawasan bagi pelanggarnya.

Sebagai informasi, sistem MLFF menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) dan melakukan transaksi melalui aplikasi jalan tol di smartphone.

Selanjutnya GPS akan menentukan lokasi yang ditentukan oleh satelit dan prosesnya pencocokan peta akan berjalan di sistem pusat.

Ketika kendaraan keluar dari jalan tol dan proses pencocokan peta berakhir, sistem akan menghitung tarif.

Baca juga: Kementerian PUPR Targetkan Uji Coba Tol MLFF Touchless Mulai Januari 2023

Penggunaan GNSS ternyata banyak diterapkan di negara-negara Eropa Timur termasuk Hongaria. Manfaat lain dari hadirnya sistem transaksi MLFF salah satunya adalah efisiensi biaya operasional dan juga meminimalkan bahan bakar kendaraan.

Setelah semuanya siap, MLFF rencananya akan diperkenalkan ke publik pada akhir tahun 2022 dan diujicobakan di beberapa ruas tol pada tahun 2023.

Periksa Berita dan Artikel lainnya di Google Berita

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan meningkatkan semangat kami untuk memberikan artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatian Anda, ada voucher gratis senilai donasi yang dapat digunakan untuk berbelanja di Toko KONTAN.



Leave a Reply

Your email address will not be published.