Tekno  

Universitas IPWIJA Sukses Gelar Bimtek Recognition of Past Learning – Wajah Batam

Facebatam.id | Jakarta – Rektor Universitas IPWIJA (UNIP) Ir. Besar Agung Martono, MM., DBA menyampaikan bahwa ada empat prinsip Recognition of Past Learning (RPL) yang harus selalu diterapkan dalam pelaksanaannya.

Yang pertama, kata Rektor Agung, adalah Accessibility yang menjamin akses kesempatan belajar secara adil dan inklusif, dan kedua adalah Equivalence atau mendukung pemerataan hasil belajar dari pendidikan formal, nonformal, informal, dan atau pengalaman kerja. .

“Yang ketiga Transparan atau memberikan informasi RPL yang dapat diakses oleh publik secara terbuka, serta jelas dan eksplisit sehingga dapat dipahami oleh semua pemangku kepentingan, dan keempat adalah Quality Assurance untuk menjamin kualitas dari seluruh pelaksanaan RPL. proses,” kata Rektor UNIP Besar Agung. Martono atau biasa disapa BAM saat menyampaikan sambutan dalam Bimbingan Teknis RPL pada (14/10/2022) di Balairung IPWIJA Universitas.

Kegiatan yang digelar di Balairung IPWIJA Universitas ini diikuti oleh seluruh dosen dan sivitas akademika.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan IPWIJA, Dr. Sri Lestari Prasilowati, MA menjelaskan pentingnya prinsip-prinsip kebijakan RPL yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab. “Untuk itu, RPL harus dilakukan dengan sistem penjaminan mutu yang baik dan berkelanjutan. Seluruh proses dan output dari program ini harus memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT),” jelas Sri Lestari yang lebih akrab disapa Tery.

Sedangkan instruktur utama dalam bimbingan teknis, Dr. eng. Unggul Wasiwitono, ST., M.Eng.Sc yang menyampaikan materi Pelaksanaan RPL dan Asesmen menjelaskan secara rinci Mekanisme Asesmen yang terdiri dari empat tahap.

Unggul Wasiwitono menjelaskan, pada tahap Evaluasi Diri Calon Mahasiswa, Formulir Evaluasi Diri yang telah diserahkan oleh calon peserta diverifikasi dan divalidasi oleh asesor. Kemudian, katanya, untuk tahap Wawancara dengan Asesor, jika menurut informasi yang diberikan dalam evaluasi diri, kandidat menunjukkan potensi untuk dapat mengikuti RPL, maka tahap selanjutnya adalah mengumpulkan bukti lebih lanjut melalui wawancara.

Sedangkan untuk tahap Demonstrasi, lanjut Wasiwitono, apabila hasil evaluasi diri dan wawancara menunjukkan bahwa pengetahuan verbal dan teoritis kandidat masih kurang, maka penilaian dapat dilanjutkan pada tahap selanjutnya yaitu mengamati dan menilai kinerja kandidat dalam mendemonstrasikan pengetahuan dan keterampilan dalam hasil belajar mata kuliah yang dipersyaratkan. akan diakui.

“Pada tahap terakhir atau keempat yaitu Pengumpulan Bukti Tambahan, dilakukan untuk melengkapi bukti-bukti yang telah diperoleh pada tahap tersebut di atas. Kandidat dapat diberikan kesempatan untuk mengumpulkan bukti dokumen lebih lanjut untuk mendukung pemenuhan klaim kandidat atas pernyataan kriteria kinerja unit kompetensi atau klaster kompetensi,” jelasnya.

Suasana bimbingan teknis selama acara berlangsung, peserta sangat proaktif dan kondusif dengan tanya jawab setelah mendengarkan penjelasan Unggul Wasiwitono tentang pelaksanaan RPL dan Assessment. Dalam kesempatan bertanya, salah satu dosen, Dra. Siti Maheasy, MM menanyakan syarat seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti RPL selama masa jabatannya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Unggul secara gamblang menjelaskan persyaratan ASN yang akan mengikuti RPL asalkan mendapatkan surat tugas belajar dari institusi yang bersangkutan dengan terlebih dahulu mengajukan izin belajar kepada atasannya.

Pertanyaan lain yang tak kalah penting adalah pertanyaan dari Estuti Fitri Hartini, SE, MM yang menanyakan tentang pengaruh lama pengalaman kerja terhadap calon mahasiswa RPL.

“Untuk pengalaman kerja yang lebih sedikit, akan diakui Satuan Kredit Semester (SKS) lebih sedikit dan sebaliknya jika pengalaman kerja lebih lama, kredit dapat diakui lebih banyak,” jelas Unggul lebih lanjut.

Dalam bimbingan teknis satu hari itu, Universitas IPWIJA mengundang pejabat yang berwenang di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yaitu Dr. eng. Unggul Wasiwitono, ST., M.Eng.Sc.; Dewi Wulandari, S.Si; Yulita Priyoningsih, S.Sos; Heru Keswara, S.Kom dan Hari Jefri V., SE Materi yang disampaikan adalah 1. Implementasi RPL dan Assessment; 2. Arah Kebijakan Program RPL;3. Pedoman Teknis Pelaksanaan RPL dan Kebijakan Pelaporan RPL di SIERRA; dan 4. Tata Cara Pendaftaran Pelaksanaan RPL dan Pelaporan RPL di SIERRA. *

Penulis : Juniarto Prasetyo (Pendiri LSP Pers Indonesia)

Leave a Reply

Your email address will not be published.