Tekno  

Usai kalah dari Ghana, kapten timnas Korea Selatan itu mendapat komentar penuh kebencian dari netizen

Surabaya (Beritajatim.com) – Korea Selatan berada di Grup H, bersama Uruguay, Portugal, dan Ghana di Piala Dunia 2022 di Qatar. Pada 29 November, pertandingan perebutan posisi pemuncak klasemen Grup H Piala Dunia 2022 antara Korea Selatan melawan Ghana dimenangkan oleh Ghana dengan skor 2-3.

Menyusul kekalahan Korea Selatan dari Ghana, pesepak bola Korea Selatan, Song Heung Min mulai mendapat komentar kebencian di Instagram pribadinya.

Melansir Korean Buzz, usai pertandingan, Song Heung Min yang menjadi kapten timnas Korea Selatan memberikan pernyataan kepada media, “Saya tidak tahu harus berkata apa… Semua atlet menderita, tapi saya minta maaf karena kami tidak bisa berbuat apa-apa selain menyampaikan ini. . hasil yang bagus. Kepada para penggemar yang telah mendukung kami, saya sangat menyesal.”

Sepanjang pertandingan, Son Heung Min mengenakan masker wajah untuk melindungi lukanya setelah menjalani operasi patah tulang orbita pada awal November. Meski dengan cedera yang belum sepenuhnya sembuh, Son Heung Min tak segan-segan melakukan sundulan untuk mengontrol bola yang menyentuh hati banyak fans.

Namun, tidak semua netizen Korea Selatan senang dengan hasil pertandingan Korea Selatan melawan Ghana. Saat netizen Korea Selatan berduyun-duyun ke Instagram pribadi Son Heung Min untuk meninggalkan komentar kebencian terhadapnya.

Beberapa komentar kebencian yang berhasil dirangkum adalah sebagai berikut:

“Bisakah kamu keluar dari posisi kapten tim? Anda tidak memiliki keterampilan dalam sepak bola. Sementara itu, Anda bermain seolah-olah Anda adalah pemain kelas dunia. Saya harap kami berhenti melihat Anda ”
“Kenapa kamu selalu menangis? Ini semakin mengganggu”
“Serius mengecewakan”
“Yang Anda lakukan hanyalah iklan film…”
Serta banyak komentar lainnya.

Netizen Korea Selatan dikenal luas karena kebebasannya mengomentari berbagai hal. Seiring dengan sorotan dunia terhadap negara ini, banyak ditemukan netizen Korea Selatan yang bersikap pedas dan tidak empati terhadap seorang bintang dalam melontarkan ujaran kebencian, terutama di media sosial.

Hal ini juga dibenarkan langsung oleh artis Lee Jeong Hoon, “Di Korea sendiri netizen melihat sosok artis (public figure) seperti boneka. komentar jahat.” ujar Lee Jeong Hoon dalam kesempatan wawancara, Senin (25/11).

Sementara itu, netizen Indonesia justru mengomentari wasit Anthony Taylor yang sedang bertugas pada pertandingan Korea Selatan VS Ghana.

Wasit yang memimpin laga kedua Grup H Piala Dunia 2022 itu dikabarkan menjadi sasaran jari ‘jahat’ netizen Indonesia.

Hal itu terjadi karena wasit Anthony Taylor memberikan kartu merah kepada pelatih Korea Selatan asal Portugal Paulo Bento (2L) di penghujung pertandingan sepak bola Grup H Piala Dunia 2022.

Paulo Bento, mendapat kartu merah dari wasit Anthony Taylor karena melakukan protes keras setelah peluit akhir dibunyikan. Sementara itu, kekalahan Korea Selatan dari Ghana membuat mereka berada di posisi ketiga Grup H. (Kai/ian)

Leave a Reply

Your email address will not be published.